Artikel Ilmiah : A1L012032 a.n. VELLINCIA ELVIONITA PUTRI

Kembali Update Delete

NIMA1L012032
NamamhsVELLINCIA ELVIONITA PUTRI
Judul ArtikelKajian Aspek Budidaya dan Ketinggian Tempat Terhadap Produktivitas Papaya (Carica papaya L.) di Kabupaten Banyumas (Studi Kasus Di Kecamatan Jatilawang, Ajibarang dan Sumbang)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu buah introduksi yang telah lama dikenal berkembang luas di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut maka diduga produksi tanaman dari ketinggian tempat pun berbeda. Informasi tentang budidaya, lokasi penanaman, dan produksi sangat dibutuhkan untuk pengembangan pertanaman pepaya. Perlu dilakukan kajian aspek budidaya serta pengaruh ketinggian tempat terhadap produktivitas pepaya yang ada di Kabupaten Banyumas, khususnya di wilayah studi yaitu Kecamatan Jatilawang, Kecamatan Ajibarang dan Kecamatan Sumbang. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh keadaan agroklimatologi terhadap produktivitas pepaya di ketinggian tempat, mengetahui tindakan budidaya yang dilakukan petani dan mengetahui produktivitas pepaya di wilayah studi.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Banyumas pada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Jatilawang, Kecamatan Ajibarang dan Kecamatan Sumbang. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Pengambilan sampel dilakukan secara stratified purposive sampling. Tiap kecamatan di tentukan 3 desa sampel, jumlah keseluruhan sampel ditetapkan responden (petani) sebanyak 50 petani. Pengumpulan data diperoleh dari data primer dan sekunder. Variabel pengamatan yang diamati meliputi curah hujan, pH tanah, jenis pepaya dan aspek budidaya yang dilakukan petani. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif dianalisis menggunakan uji F dengan pola tersarang atau nested design.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa antar kecamatan dan antar desa di wilayah studi terdapat perbedaan terhadap produksi rata-rata papaya per hektar. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan uji lanjut BNT pada taraf 5% dan hasilnya menunjukkan bahwa produksi pepaya di Kecamatan Jatilawang paling tinggi dibandingkan dengan Kecamatan Ajibarang dan Kecamatan Sumbang, dan produksi pepaya di desa Adisara lebih tinggi dibandikan dengan Desa Tinggar Jaya dan Desa Tunjung. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor yaitu kondisi ekologi atau lingkungan, serta teknik budidaya yang diterapkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Papaya is one fruit introductions which have long been known and grown widel in Indonesia. Based on this is it predicted that crop production than the height of the place was different. Information about the cultivation, location of planting and production is needed for the development of the crop papaya. Need to do a study on the aspects of cultivation as well as he influence of altitude on the productivity of papaya n the district of Banyumas, especially in the district of Jatilawang, Ajibarang and Sumbang. The research aims to (1) determine the influence of the state of agroclimatology on the productivity of papaya in three heights, (2) knowing the actions of cultivation the farmers, (3) knowing the productivity of papaya in the study area.
This sudy was conducted in Banyumas regency in the three district is Jatilawang, Ajibarang and Sumbang.research carried out in September 2016. The research method use is survey method. Sampling was done by stratified purposive sampling. Every district in the top 3 of the sample villages, the total number of samples specified respondents (farmers) of 50 farmers. The data collection was obtained from primary and secondary data. Variable observation observed rainfall, soil pH, papaya and aspects of cultivation by the farmers. Data were analyzed by descriptive and quantitative data were analyzed using the F test with nested design.
Results showed that inter-district and inter-villages in the study area there is a difference to the average production per hectare papaya. Under these conditions, do a further test LSD at 5% level and the results showed that papaya production in Sub Jatilawang highest compared with the District and Sub-district Ajibarang and sumbang,. Production of papaya in the village Adisara higher than Village Tinggar Jaya and Village Tunjung. This is due to several factors: ecological or environmental conditions, as well as cultivation techniques are applied.
Kata kuncipepaya, produktivitas, kecamatan jatilawang, ajibarang dan sumbang
Pembimbing 1Ir. G.H. Sumartono, M.S., M.Si.
Pembimbing 2 Ir. Agus Sarjito, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman55
Tgl. Entri2017-02-06 23:54:36.401015
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.