Artikel Ilmiah : G1B012096 a.n. MOH. IQBAL AGUNG PRABOWO

Kembali Update Delete

NIMG1B012096
NamamhsMOH. IQBAL AGUNG PRABOWO
Judul ArtikelEFEKTIVITAS LIMBAH BAGLOG JAMUR Pleurotus ostreatus UNTUK MENURUNKAN KADAR AMONIA (NH3) PADA LIMBAH CAIR TAHU DI PABRIK TAHU KELURAHAN KALIPUTIH KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR
Abstrak (Bhs. Indonesia)Limbah cair memiliki potensi untuk mempengaruhi kualitas air. Proses pembuatan tahu membutuhkan banyak air dan menghasilkan banyak limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas limbah baglog jamur Pleurotus ostreatus dalam mengurangi kadar amonia (NH3) dalam air limbah tahu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Benar-benar Rancangan Acak (CRD) digunakan sebagai desain penelitian. Hasil CRD diperoleh 28 sampel. limbah cair tahu dibawa ke dalam kontak dengan media limbah baglog jamur tiram jamur dengan 96 jam waktu inkubasi. Uji Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikan 5% digunakan sebagai analisis statistik. Post hoc analisis dengan uji Mann-Whitney digunakan untuk menemukan perbedaan masing-masing perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan limbah baglog jamur tiram jamur sebagai media untuk menurunkan kadar amonia dalam tofu limbah cair tidak efektif. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kadar amonia dalam limbah cair tahu. Persentase peningkatan kadar amonia di setiap perlakuan 25, 50, 100, 150, 200, dan 250 gram baglog limbah jamur tiram jamur ini adalah masing-masing 54,72%, 47,70%, 78,32%, 90,17%, 173,57%, 15,06%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatan limbah baglog jamur tiram jamur sebagai media untuk menurunkan kadar amonia di dalam tofu limbah cair tidak efektif.
Abtrak (Bhs. Inggris)Liquid waste has the potential to affect water quality. The process of making tofu requires a lot of water and produce a lot of wastewater. The purpose of this study is to determine the effectiveness of waste baglog mushroom Pleurotus ostreatus in reducing levels of ammonia (NH3) in wastewater of tofu. This study uses a quasi-experimental research design with pretest-posttest design with control group. Completely Randomized Design (CRD) is used as the study design. The results of CRD obtained 28 of samples. Tofu liquid waste brought into contact with the baglog Pleurotus ostreatus mushroom’s waste media with 96 hours of incubation time. Kruskal-Wallis test with significant level of 5% is used as statistical analysis. Post hoc analysis with Mann-Whitney test is used to discover the difference of each treatments. The results of this study indicate that the use of baglog Pleurotus ostreatus mushroom’s waste as a medium to reduce levels of ammonia in tofu liquid waste is ineffective. This is indicated by the rising levels of ammonia in tofu liquid waste. The increasing percentage of ammonia levels in each treatments of 25, 50, 100, 150, 200, and 250 grams baglog Pleurotus ostreatus mushroom’s waste are respectively 54.72%, 47.70%, 78.32%, 90.17%, 173.57%, 15.06 %. The conclusion of this research is the use of baglog Pleurotus ostreatus mushroom’s waste as a medium to reduce levels of ammonia in in tofu liquid waste is ineffective.
Kata kunciPleurotus ostreatus, Amonia, Limbah cair tahu.
Pembimbing 1Saudin Yuniarno S.KM., M.Kes
Pembimbing 2Agnes Fitria W, S.KM., M.Sc
Pembimbing 3Suratman, S.KM., M.Kes, Ph.D
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-02-02 08:30:53.240864
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.