| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh penggunaan tepung daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap pertumbuhan puyuh (Coturnix coturnix japonica) umur 3-6 minggu dan mengkaji pengaruh penggunaan tepung daun sukun (Artocarpus altilis) terhadap konversi pakan puyuh (Coturnix coturnix japonica) umur 3-6 minggu. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah puyuh betina umur 2 minggu yang berjumlah 100 ekor. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan dan konversi pakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diteliti adalah level penambahan tepung daun sukun dalam pakan basal yang terdiri atas : pakan basal tanpa penambahan tepung daun sukun, pakan basal ditambah 0,5%, 1%, 1,5% tepung daun sukun/kg pakan dari setiap perlakuan diulang 5 kali. Data dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun sukun dalam pakan puyuh berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan pada minggu ke-6. Konversi pakan pada minggu ke-5 berpengaruh sangat nyata (P<0,01), demikian juga konversi pakan minggu ke-6 berpengaruh sangat nyata (P<0,01). Hasil uji lanjut Ortogonal Polynomial pertumbuhan mengikuti garis regresi (Y) = 11,254 – 42,229333 X2 + 95,624 X2 – 45,802667 X3 dapat dinyatakan dalam persamaan kurva polynomial berbentuk kubik Y = dengan koefisien determinasi 82,07% dan konversi pakan mengikuti garis regresi Y = 1,3460000 + 5,5140000 X – 10,980000 X2 + 5,0080000 X3 dengan koefisien determinasi 87,2910%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan tepung daun Sukun sebanyak 1,2% pada pakan puyuh yang dipelihara sampai umur 6 minggu cenderung meningkatkan bobot badan, sedangkan penambahan tepung daun Sukun 1,1% memberikan angka konversi pakan yang terbaik pada puyuh yang dipelihara sampai umur 6 minggu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The purposed of this study was to assess the effect of the use of flour leaves of breadfruit (Artocarpus altilis) on the growth of quail (Coturnix Coturnix japonica) aged 3-6 weeks and assess the effect of the use of flour leaves of breadfruit (Artocarpus altilis) against the feed conversion quail (Coturnix Coturnix japonica) aged 3- 6 weeks. The material used in this study were female quail age of 2 weeks totaling 100 individuals. The observed variables are growth and feed conversion. The method used is experiment using a completely randomized design (CRD). The treatment studied was the level of addition of flour breadfruit leaves in basal feed consisting of: feed without the addition of basal leaves of breadfruit flour, feed basal plus 0.5%, 1%, 1.5% flour breadfruit leaves / kg of feed from each treatment was repeated 5 time. Data were analyzed using analysis of variance. The results showed that the addition of breadfruit leaf meal in feed quail was highly significant (P <0.01) on growth at week 6. Feed conversion in week 5 was highly significant (P <0.01), as well as feed conversion of 6 weeks was highly significant (P <0.01). Further test results following the growth of Orthogonal polynomial regression line (Y) = 11.254 to 42.229333 + 95.624 X2 X2 - X3 45.802667 can be expressed in cubic polynomial curve equation Y = coefficient of determination 82.07% and feed conversion follows the regression line Y = 1.3460000 + 5.5140000 X - 10.980000 5.0080000 X2 + X3 with determination coefficient 87.2910%. The conclusion of this study is the addition of breadfruit leaf meal as much as 1.2% in feed quail maintained until the age of 6 weeks tend to increase body weight, whereas the addition of 1.1% breadfruit leaf meal provides the best feed conversion figures on quail were kept until age 6 Sunday. |