Artikel Ilmiah : F1B010107 a.n. LUKMAN ANNAS TRIATMAWAN

Kembali Update Delete

NIMF1B010107
NamamhsLUKMAN ANNAS TRIATMAWAN
Judul ArtikelPENGARUH KESIAPAN APARATUR DESA DAN GAYA KEPEMIMPINANTERHADAP PROFESIONALISMEKERJADALAM PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG DESA DI DESA KARANGRAU, DESA SOKARAJA TENGAH, DAN DESA KARANGDUREN DI KECAMATAN SOKARAJA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Profesionalisme kerja aparatur desa adalah suatu sifat yang dimiliki seorang aparatur desa untuk memiliki kemauan menjadi seorang aparatur yang bekerja dengan maksimal dan juga selalu berusaha meningkatkan kualitasnya menjadi lebih baik dalam bekerja agar mencapai hasil yang maksimal. Dengan melihat tingkat partisipasi masyarakat pada program-program pemerintah yang sebelumnya, ke-tiga desa tersebut mendapatkan tingkat keikutsertaan masyarakat yang termasuk paling tinggi diantara desa-desa lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut maka menjadi menarik untuk mengetahui bagaimana pengaruh kesiapan aparatur desa dan gaya kepemimpinan terhadap profesionalisme kerja dalam pelaksanaan undang-undang desa di Desa Karangrau, Desa Sokaraja Tengah, dan Desa Karangduren di Kecamatan Sokaraja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Variabel yang digunakan adalah Kesiapan Aparatur Desa (X1), Gaya Kepemimpinan (X2), dan Profesionalisme Kerja (Y). Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Metode analisis data menggunakan distribusi frekuensi, serta pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi Spearman Rank, Regresi Linear, dan Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Profesionalisme Kerja (Y), dipengaruhi oleh variable Kesiapan Aparatur Desa (X1), dan variabel Gaya Kepemimpinan (X2). Hubungan antara variabel juga signifikan Tingkat Profesionalisme kerja aparatur desa pada tahun 2016 pada kategori tinggi dan dapat dikatakan bekerja cukup baik. Pada variabel Kesiapan aparatur desa juga berada pada kategori tinggi dilihat dari Kesehatan mental, kesehatan fisik, kompetensi dan komunikasi yang baik dan siap melaksanakan tugas. Gaya kepemimpinan berada pada kategori tinggi menghasilkan gaya kepemimpinan yang cukup tegas dalam bertugas namun tetap ramah dan tetap memberikan perhatian yang cukup baik kepada bawahan agar menciptakan suasana kerja yang kekeluargaan dan memberikan semangat dalam bekerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)Village officials work professionalism is a trait possessed a village officials to have the willingness to be an apparatus that works with up and always strive to improve the quality to be better at work in order to achieve maximum results. By looking at the level of community participation in the programs of the previous government, all the three villages get the level of community participation that included the highest among other villages. In connection with this it becomes interesting to know how to influence the readiness of village officials and the leadership style of the professionalism in the implementation of the legislation in the village of Desa Karangrau, Central Sokaraja village, and the village in the district Karangduren Sokaraja. This study aims to determine the effect readiness village officials and the leadership style of the professionalism in the implementation of the legislation in the village of Desa Karangrau, Central Sokaraja village, and the village in the district Karangduren Sokaraja. This study uses quantitative methods associative. The variables used were Readiness Apparatus Village (X1), Leadership Style (X2), and Professionalism Working (Y). Methods of data collection using questionnaires, observation and documentation. Mechanical sampling using saturated sample. Methods of data analysis using frequency distribution, and hypothesis testing using the formula of Spearman Rank Correlation, Regression Linear and Multiple Regression. The results showed that the variables Professionalism Working (Y), influenced by the Village Administrative Readiness variable (X1), and Leadership Style variables (X2). The relationship between variables was also a significant level of professionalism of village officials work in 2016 on a high category and can be said to be working quite well. In variable Readiness village officials also seen at the high category of mental health, physical health, competence and good communication and ready to carry out the task. The style of leadership at the high category produce enough leadership style firmly in charge but still friendly and still give enough attention to subordinates in order to create a good working atmosphere familial and provide motivation to work.
Kata kunciKesiapan Aparatur, Gaya Kepemimpinan, Profesionalisme Kerja.
Pembimbing 1Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Ngalimun, MPA.
Pembimbing 3Drs. Andi Antono, M.Si.
Tahun2017
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2017-01-28 20:59:50.348364
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.