Artikel Ilmiah : H1F012002 a.n. MUHAMMAD NOOR ELVAN
| NIM | H1F012002 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD NOOR ELVAN |
| Judul Artikel | STUDI KARAKTERISTIK BATULEMPUNG FORMASI PUCANGAN HUBUNGANNYA DENGAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK SERTA KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN FOSIL MOLUSKA DI DAERAH BUKURAN, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN, PROVINSI JAWA TENGAH |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Daerah penelitian terletak di desa Bukuran dan sekitarnya, kecamatan Kalijambe, kabupaten Sragen, provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik batulempung formasi Pucangan daerah penelitian dengan kandungan bahan organik serta kelimpahan dan keanekaragaman fosil moluska. Pengambilan data dilakukan dengan metode measuring section (MS) dan sampling sistematik tiap jarak 1,25 meter, sementara analisis data dilakukan dengan metode analisis x-ray diffraction, total organic carbon, rock eval pyrolisis, vitrinite reflectance, dan analisis data paleontologi. Batulempung daerah penelitian termasuk kedalam shale dan beberapa termasuk carbonaceous shale yang sebagian besar berkomposisi kelompok mineral lempung montmorillonit. Fosil moluska yang melimpah diakibatkan oleh peningkatan aktivitas vulkanik pada kala itu, sehingga moluska mati bersama-sama karena rendahnya senyawa oksigen. Kumpulan fosil moluska dalam bentuk layer-layer tipis disebabkan oleh sedimen water interface dan proses biologis dari moluska itu sendiri. Kelimpahan fosil moluska berbanding lurus dengan kandungan total organic carbon dan nilai hydrogen index, serta berbanding terbalik dengan nilai oxygen index. Apabila batuan ini terkubur dalam waktu lama dan kedalaman yang dalam, maka dapat berpotensi baik sebagai batuan induk (source rock) karena mampu menghasilkan hidrokarbon tipe kerogen III (gas prone). Karakteristik litologi, struktur sedimen, fosil moluska, dan tipe kerogen menunjukkan lingkungan pengendapan darat (terrestrial) berupa endapan rawa tepi danau dangkal yang diendapkan pada umur pleistosen bawah. Kata kunci: Moluska, Batulempung, Pucangan, Bahan Organik, Kelimpahan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The study area is located in Bukuran village and the surrounding, Kalijambe subdistrict, Sragen regency, Central Java province. This study purposes to determine the relationship between the characteristics of claystone Pucangan formations study areas with organic matter content and the abundance and diversity of mollusca fossils. Data collection was performed by the method of measuring section (MS) and systematic sampling every 1.25 meters, while the data analysis was using x-ray diffraction analysis, total organic carbon, rock eval pyrolisis, vitrinite reflectance, and data analysis paleontology. Claystone study areas included into shale and some include carbonaceous shale that most have a composition montmorillonite clay minerals. Mollusca fossils are abundant due to increased volcanic activity at that time, so that the molluscas die together because of the low oxygen contents. Mollusca fossils in the form of thin layers caused by sediment water interface and biological processes of the mollusca it self. Abundance of mollusca fossils comparable to the total content of organic carbon and hydrogen index value, and inversely proportional to the value of oxygen index. If the rock is buried in a long time and depth in, it can be potentially well as the source rock (source rock) because it is capable of producing hydrocarbons kerogen type III (gas prone). Characteristics of lithology, sedimentary structures, mollusca fossils, and the type of kerogen indicate depositional environment (terrestrial) in the form of shallow lacustrine marsh sediment deposited at the early Pleistocene age. Keywords: Mollusca, Claystone, Pucangan, Organic Matter, Abundance |
| Kata kunci | Moluska, Batulempung, Pucangan, Bahan Organik, Kelimpahan |
| Pembimbing 1 | Drs. Gentur Waluyo M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Andang Bachtiar M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 28 |
| Tgl. Entri | 2017-01-22 23:19:03.266095 |