Artikel Ilmiah : H1F012009 a.n. SATRIO BUDI HARJO

Kembali Update Delete

NIMH1F012009
NamamhsSATRIO BUDI HARJO
Judul ArtikelLINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI PUCANGAN
BERDASARKAN KARAKTERISTIK LITOLOGI, FOSIL DIATOM, DAN MOLUSKA DI DESA KRIKILAN, KECAMATAN KALIJAMBE, KABUPATEN SRAGEN,
PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sangiran merupakan daerah yang terkenal akan manusia purba pada zaman kuarter. Daerah tersebut memiliki singkapan diatomit cukup tebal dan terdapat kelimpahan moluska yang menarik dibahas dalam sudut pandang geologi. Daerah penelitian secara administrasi terletak di desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Secara geografi terletak di koordinat 4810000 - 4850000mE dan 91740000 - 91770000mN UTM. Morfologi daerah ini berupa bentukan dome yang terlihat dari lapisan batuan pada setiap Formasi yang memiliki dip ke arah luar. Stratigrafi daerah penelitian masuk kedalam Formasi Pucangan bagian bawah, berumur Pleistosen bawah, dan dibagi menjadi beberapa fasies antara lain yaitu, fasies batulempung diatomit, fasies batulanau karbonatan, fasies batulempung karbonatan, fasies batupasir karbonatan, fasies batugamping moluska, dan fasies batupasir lanauan. Penentuan lingkungan pengendapan didasari oleh karakteristik litologi, kelimpahan fosil diatom, dan fosil moluska. Analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu, analisis stratigrafi, analisis petrografi, analisis diatome melalui pengamatan Scanning Electron Microscope (SEM), analisis X-Ray Difraction, dan analisis paleontologi. Berdasarkan analisis diatome pada bagian bawah lapisan terdapat kelimpahan diatom Thalassiosira baltica yang mencirikan diatom lingkungan laut, kemudian pada bagian tengah hingga atas lapisan terdapat kelimpahan diatom Cyclotella meneghiniana yang mencirikan diatom darat. Berdasarkan kehadiran moluska juga terlihat kelimpahan fosil-fosil penciri lingkungan transisi yaitu Sulcospira, Corbicula, dan Thiara Scraba. Berdasarkan analisis tersebut disimpulkan terjadi perubahan lingkungan dari laut menuju ke transisi, kemudian semakin ke atas lingkungan pengendapan semakin menuju ke arah darat.
Kata Kunci: Sedimentologi, stratigrafi, diatom, moluska, perubahan lingkungan, Pucangan, Sangiran.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sangiran is the famous area for the primordial man at the time of the quarters. Sangiran has a fairly thick diatome outcrops and the plenty of molluscs which attract discussed in geological perspective. The research area is located in the village of Krikilan, Kalijambe Sub-district, Sragen regency, Cetral Java Province. It is located at 4810000 - 4850000mE and 91740000 - 91770000mN UTM. Morphology this area is a dome based on the layer of rocks on each formation which has a dip outwards. Stratigraphy this area are the lower part of Pucangan formations, lower pleistocene epoch, and divided into several facies. These are claystone diatome, siltstone carbonate, claystone carbonate, sandstone carbonate, limestone molluscs, and silty sandstone. In the determination of the depotisional environment based on the characteristics of lithology, abundance of diatome fossils, and molluscs fossils. The analysis of these research are stratigraphy analysis, petrography analysis, diatome analysis with Scanning Electron Microscope (SEM), X-Ray difraction analysis, and Paleontology analysis. Based on the analysis of diatomes that there are plenty of Thalassiosira baltica diatome on the bottom layer. Thalassiosira baltica is the typical of marine diatome. In the middle to the upper layer abundance of Cyclotella meneghiniana. Cyclotella meneghiniana is the typical of fresh water diatome. Based on the presence of molluscs also seen abundance of transition environment fossils. These are Sulcospira, Corbicula dan Thiara Scraba. The conclussion of these research are environment changed from the sea toward the transition and depositional environment increasingly toward the land.
Keywords: Sedimentology, stratigraphy, diatomes, molluscs, environmental change, Pucangan, Sangiran.
Kata kunciSedimentologi, stratigrafi, diatom, moluska, perubahan lingkungan, Pucangan, Sangiran.
Pembimbing 1Drs. Gentur Waluyo M.Si
Pembimbing 2Dr. Ir. Andang Bachtiar M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2017-01-20 18:21:06.371027
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.