Artikel Ilmiah : F1B012004 a.n. MARYAM SAFELLANI
| NIM | F1B012004 |
|---|---|
| Namamhs | MARYAM SAFELLANI |
| Judul Artikel | KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN PEDESAAN JALUR WISATA DI KABUPATEN BANYUMAS (STUDI TERHADAP ANGKUTAN PEDESAAN JALUR WISATA VII A, B, DAN C) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dalam rangka meningkatan pelayanan jasa transportasi wilayah perkotaan dengan wilayah pedesaan di Kabupaten Banyumas perlu adanya penyediaan jasa angkutan pedesaan. Angkutan pedesaan merupakan sarana pendukung untuk menghubungkan wilayah perkotaan dengan wilayah pedesaan, angkutan pedesaan juga diperlukan dalam rangka menunjang roda kehidupan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat. Skripsi ini berjudul “Kualitas Pelayanan Angkutan Pedesaan Jalur Wisata di Kabupaten Banyumas (Studi Terhadap Angkutan Pedesaan Jalur Wisata VII A, B, dan C)”. Angkutan pedesaan jalur Wisata dipilih dalam penelitian ini karena jalur tersebut satu-satunya angkutan umum trayek yang melayani daerah Purwokerto sampai ke daerah wisata, khususnya wisata di Baturaden. Sebagai fasilitas publik, kualitas pelayanan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Oleh karena itu kualitas dari transportasi itu sendiri harus berkualitas dalam arti transportasi tersebut harus nyaman, aman, dan murah. Tujuan penelitian ini untuk mengukur Kualitas Pelayanan Angkutan Pedesaan Jalur Wisata VII A, B, dan C di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, lokasi penelitian di Kabupaten Banyumas. Sasaran penelitian ini adalah penumpang angkutan pedesaan jalur Wisata VII A, B, dan C dengan jumlah responden sebanyak 93 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas pelayanan angkutan pedesaan jalur Wisata VII A, B, dan C cukup baik. Dari enam indikator yang digunakan untuk mengamati kualitas pelayanan angkutan pedesaan jalur Wisata VII A, B, dan C menunjukan indikator (1) Keselamatan termasuk dalam kategori cukup baik, (2) Keandalan termasuk dalam kategori cukup baik, (3) Fleksibilitas termasuk dalam kategori cukup baik, (4) Kenyamanan termasuk dalam kategori buruk, (5) Kecepatan termasuk dalam kategori cukup baik, (6) Dampak termasuk dalam kategori baik. Dari keenam indikator tersebut indikator dampak cenderung lebih baik dibandingkan dengan lima indikator lainnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In order to improve urban transport services to rural areas in Banyumas need the provision of rural transport services. Rural transport, a supporting facility for connecting urban areas to rural areas, rural transportation is also required in order to support the wheel of life and provide services to the community. This research entitled "Quality of Rural Transport Services Travel Line In Banyumas (Study of Rural Transportation Travel Line VII A, B, and C)". Rural transportation travel paths chosen in this study because the line is the only public transportation route that serves the area Purwokerto to the tourist areas, particularly in Baturaden travel. As public facilities, quality of service are important things that must be considered. Therefore the quality of the transport itself must be qualified in terms of the transportation must be comfortable, safe, and inexpensive. The purpose of this study to measure the Quality of Rural Transport Services Travel Line VII A, B, and C in Banyumas This research used quantitative descriptive survey methods, location of research in Banyumas. This research target is the rural transport passenger Travel lanes VII A, B, and C with the number of respondents as many as 93 people. Sampling technique used was accidental sampling and proportional sampling. Data was collected by questionnaire, observation and documentation. These results indicate that the quality of rural transport services Travel lanes VII A, B, and C is good enough. Of the six indicators used to observe the quality of rural services Travel lanes VII A, B, and C show the indicator (1) Safety is quite good category, (2) Reliability is quite good category, (3) Flexibility is quite good category, (4) Leisure included in the category of bad, (5) Speed included in the category of quite good, (6) The impact included in good category. Of the six indicators are indicators of the impact tends to be better than the five other indicators. |
| Kata kunci | Kata kunci : Angkutan pedesaan, Kualitas pelayanan |
| Pembimbing 1 | Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Sendy Noviko, S.Sos, MPA |
| Pembimbing 3 | Drs. Pawrtha Dharma, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-12-19 18:29:08.731651 |