Artikel Ilmiah : G1B012061 a.n. RAHMAH MARTIYASIH

Kembali Update Delete

NIMG1B012061
NamamhsRAHMAH MARTIYASIH
Judul ArtikelSTRES KERJA PEKERJA LEMBAGA PENELITIAN DAN
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA LINGKUNGAN HIDUP
PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar belakang: Stres kerja akan berdampak negatif terhadap kesehatan pekerja dan organisasi tempat kerja berupa penurunan motivasi, ketidakpuasan kerja, dan peningkatkan keinginan untuk keluar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stres kerja yang dirasakan oleh pekerja Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lingkungan Hidup dan mengeksplorasi penyebab terjadinya stres kerja.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif eksploratif. Informan utama adalah staf program dengan stres kerja, informan pendukung adalah perwakilan manajemen, atasan, rekan kerja, bawahan dan masyarakat dampingan. Analisis data dengan model Miles dan Huberman (1984) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil Penelitian: Perasaan stres yang dirasakan pekerja digambarkan melalui respon dan stimulus. Respon berupa perasan kesal, tegang dan tertekan. Stimulus berdasarkan keadaan stres saat mendapatkan tekanan deadline, kerja terhambat, visi-misi pribadi dengan organisasi tidak selaras, mengharapkan sesuatu tetapi tidak sesuai harapan, tidak maksimal mengerjakan tugas. Konsekuensi stres kerja berupa perasaan gelisah. Stressor lingkungan kerja yang dianggap mengancam oleh pekerja adalah beban kerja kuantitatif, konflik peran, ketidakpuasan gaji, hubungan yang kurang baik dengan atasan, rendahnya partisipasi pengambilan keputusan, dan perubahan budaya organisasi.
Kesimpulan: Perasaan stres yang dirasakan pekerja digambarkan melalui respon dan stimulus, disertai dengan konsekuensi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Occupational stress will negatively impact the health of workers and workplace organization, stated by reduced motivation, job dissatisfaction, and increased turnover intention. This study aims to describe the occupational stress perceived by LPPSLH’s workers and explore the causes of occupational stress.
Methods: This study is a qualitative study with descriptive exploratory approach. Staff programs with occupational stress was selected as key informan, while the supporting informan was management representative, supervisors, co-workers, subordinates and communities. The data analyzed by thematic network, based on Miles and Huberman models (1984) of data reduction, data display, conclution drawing and verification.
Results: Workers’ perceived stress shown by respons and stimulus. Respons expressed by upset, tense, and pressed feeling, while stress as stimulus shown when perceived deadline pressure, interrupted job, uncompliance personal and organization values, expecting something which did not match the expectations, and unoptimal work done. Anxiety named as consequence of stress. Excessive quantitative workload, role conflict, pay dissatisfaction, poor relationship with supervisors, lack of participation in decision-making, and organizational culture chage perceived as work-related stressor.
Conclusion: Occupational stress perceived by LPPSLH’s workers shown by respons and stimulus, along with consequence.
Kata kuncistres kerja, LSM, LPPSLH, metode kualitatif
Pembimbing 1Drs. Heryanto, M.Si
Pembimbing 2Dr. Djamaluddin Ramlan, SKM, M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2016-11-24 22:43:06.571014
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.