Artikel Ilmiah : B1J012118 a.n. CHUSNUL HOTIMAH
| NIM | B1J012118 |
|---|---|
| Namamhs | CHUSNUL HOTIMAH |
| Judul Artikel | KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI BAHAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT KAMPUNG KUTA KABUPATEN CIAMIS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekargaman hayatinya. Kekayaan alam tumbuhan di Indonesia meliputi 40.000 spesies tumbuhan, 1.300 spesies diantaranya merupakan tumbuhan berkhasiat obat. Kampung Kuta merupakan Kampung adat yang masih mempertahankan aturan adat yang sifatnya mengikat masyarakatnya. Masyarakat Kampung Kuta sebagian besar menggunakan tumbuhan yang ada disekitarnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik untuk dijadikan bahan makanan, bahan bangunan, dan obat-obatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional serta mengetahui pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat Kampung Kuta Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik snowball sampling. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara semi terstruktur dengan kuesioner sebagai panduan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 38 spesies yang termasuk dalam 26 famili tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional di Kampung Kuta. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional adalah akar, batang, daun, buah, getah, rimpang, dan seluruh bagian tumbuhan. Penggunaan tumbuhan sebagai bahan obat dapat untuk mengobati penyakit luar dan penyakit dalam. Cara pengolahan tumbuhan sebagai bahan obat yaitu dengan direbus, diseduh dengan air hangat, atau dicuci. Cara pemanfaatannya yaitu dengan diminum, ditempelkan, dioleskan, atau dikonsumsi langsung. Spesies tumbuhan yang memiliki nilai guna paling tinggi adalah Curcuma longa L. (0,28), Kaempferia galanga L.(0,24), dan Zingiber officinale Roscoe (0,24). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia is a country with rich biodiversity. Biodiversity of plants in Indonesia include 40.000 species of plants, 1.300 is a useful plant as medicine. Kuta Village is a traditional village that still retains the customary rules that are binding on the public. People of Kuta Village use plants fredominantly in the vicinity to fulfill daily needs, either to be used as food, building materials, and medicines. This study aimed to determine the diversity of plant used as traditional medicine by Kuta Villagers, recognize part of plants used, and utilization process of the plants by Kuta Villagers. This research used survey method with snowball sampling. Data collection was done by a semi-structured interview with a questionnaire as a guideline. The result showed that there are 38 species consist of 26 families of plants that are commonly used as traditional medicine in the Kuta Village. Part of plants used as traditional medicine are root, stems, leaves, fruit, stem sap, rhizomes, and all parts of the plants. Plants as medicine can be used to treat external disease and internal disease. The Processing steps consist of boiling, pouring, and washing. The direct use of plants is done by drinking, affixing, semaring, or eating the plants. The most widely used species are Curcuma longa L. (0,28), Kaempferia galanga L. (0,24), and Zingiber officinale Roscoe (0,24). |
| Kata kunci | keanekaragaman, pemanfaatan, tumbuhan obat tradisional, Kampung Kuta |
| Pembimbing 1 | Drs. Sukarsa, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Drs. Edy Purwono Hadi, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2016-11-23 19:12:48.846882 |