Artikel Ilmiah : F1G012041 a.n. TRIA WINDA SETIANI

Kembali Update Delete

NIMF1G012041
NamamhsTRIA WINDA SETIANI
Judul ArtikelStereotip Perempuan dalam Novel Sampai Maut Memisahkan Kita Karya Mira W.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Stereotip Perempuan dalam Novel Sampai Maut Memisahkan Kita Karya Mira W”. Stereotip merupakan salah satu ketidakadilan gender yang sering dialami oleh perempuan. Stereotip sering dikaitkan dengan pelabelan yang merendahkan kaum perempuan. Novel Sampai Maut Memisahkan Kita Karya Mira W mengangkat stereotip terhadap perempuan yang dikemas secara imajinatif. Penelitian ini mendeskripsikan unsur intrinsik yang mencakup alur, tokoh, dan latar dilanjutkan dengan analisis stereotip perempuan dalam novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W.
Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analisis. Fokus penelitian berupa stereotip perempuan dalam novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W. Teknik pengumpulan data, yakni membaca intensif, mencatat data penting, dan mengklasifikasikan data penting dalam novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W. Teknik analisis dilakukan dengan mendeskripsikan alur, tokoh dan penokohan, latar, dan stereotip perempuan pandangan tokoh laki-laki terhadap perempuan dalam novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W.
Hasil analisis unsur intrinsik yang telah dilakukan, terbukti bahwa unsur alur atau plot, tokoh, dan lattar atau setting adalah unsur pembangun yang paling dominan memunculkan stereotip perempuan dalam novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W. Hasil analisis yang dilakukan pada novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W dapat disimpulkan bahwa penokohan lebih ditampakkan pada tokoh perempuan bernama Angel yang berasal dari kebudayaan barat dan tokoh Inge yang berasal dari kebudayaan timur. Perempuan distereotipkan sebagai perempuan yang setia, mengurus anak, menunggu suami pulang, dan tidak perlu bekerja, sedangkan perempuan barat distereotipkan hanya mementingkan seks. Angel membuktikan bahwa pandangan tersebut salah. Perempuan barat juga memiliki kesetiaan dan ketegaran melebihi perempuan Asia. Pada novel Sampai Maut Memisahkan Kita karya Mira W terdapat tokoh pro dan kontra feminis yang membuat novel tersebut bernilai menjadi dominan feminis.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled is “Stereotip Perempuan dalam Novel Sampai Maut Memisahkan Kita Novel by Mira W”. Stereotype is one of gender inequity experienced by female. This matter is inconsequency of patriarchal culture which has subordinating female. Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W is a novel which talk over female stereotype with imaginatively packaged. This research tries to analize intrinsic elements include plot, character, and setting that build the literary and female stereotype in Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W.
This research is descriptive analisyst. It focuses on female stereotype in the Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W. The data collected in this research are an intensive reading, recorded important data in the Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W. The analisyst taken by describing female stereotype, male way viewing female in the Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W. The data which is rellevant with the research is part of sentence that describes female stereotype in Sampai Maut Memisahkan Kita novel by Mira W then analized by feminist literary criticism approach.
The result of the analysis of the intrinsic elements that have been carried out, it is evident that the plot, characters, and setting are the most dominant forming elements which show women stereotype in the novel Sampai Maut Memisahkan Kita by Mira W. The result of this analysis is performed opus can be concluded that more characterizations revealed on a female character named Angel who came from western culture and Inge from the eastern culture. The eastern woman stereotyped as a faithful woman, taking care of children, waiting for her husband to go home, and not have to work, while western women stereotyped as only concerned with sex. Angel prove that paradigm is wrong. Western women also have a loyalty and fortitude beyond Asian women. In the novel Sampai Maut Memisahkan Kita by Mira W opus there are profeminist and contra feminist character that make the novel worth to be dominant feminist.
Kata kunciPerempuan, Gender, Stereotip, Profeminis, Kontra feminis, Feminis.
Pembimbing 1Wiekandini Dyah Pandanwangi, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Imam Suhardi, S.S., M.Hum
Pembimbing 3Drs. Bambang Lelono, M.Hum
Tahun2016
Jumlah Halaman108
Tgl. Entri2016-11-22 07:23:54.09472
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.