Artikel Ilmiah : F1A012084 a.n. YOANA AGUSTINA ROCHMAH
| NIM | F1A012084 |
|---|---|
| Namamhs | YOANA AGUSTINA ROCHMAH |
| Judul Artikel | BULLYING DI MATA SISWA (Studi tentang Persepsi Siswa SMK Bina Teknologi Purwokerto terhadap Bullying |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kekerasan (bullying) terhadap anak kini terjadi hampir di semua lapisan masyarakat, khususnya kekerasan yang terjadi di sekolah. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman untuk para generasi bangsa dalam mengembangkan diri pun tidak terlepas dari adanya perilaku tersebut, baikyang dilakukan oleh guru, teman ataupun seniornya. Data dari PPT-PKBGA Banyumas menunjukkan bahwa pada tahun 2016, jumlah kekerasan yang dilaporkan dan ditangani sebanyak 50 kasus. Perilaku bullying bagaikan fenomena gunung es, yang tampak di permukaan hanya sebagian kecil dan sedikit kasus yang dilaporkan, namun di balik itu sebenarnya menyimpan banyak sekali persoalan dan masalah. Berangkat dari kenyataan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan respons siswa terhadap bullying,sertabentuk-bentuk nya yang terjadi di kalangan siswa SMK Bina Teknologi Purwokerto. Melalui serangkaian wawancara mendalam dan Focussed Group Discussion terhadap siswa di SMK Bina Teknologi Purwokerto, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMK Bina Teknologi Purwokerto mengetahui bahwa bullying adalahsuatu tindakan yang berupa ancaman, pelecehan, merendahkan, ingin menampakkan diri, menyampingkan individu, mengintimidasi, ataupun menindas orang lain dengan tujuan untuk mencari kesenangan. Bentuk-bentuk yang terjadi yaituverbal seperti diejek, dihina, dipanggil dengan nama orang tua, dipanggil dengan sebutan yang tidak pantas serta memojokkan. Fisik seperti dipukul, disiram dengan air, dilempar telur, dikeroyok, ditendang, dicubit, ditonjok, dijitak, diancam, dipalak, dilempar dengan kertas dan dilecehkan.Relasi sosial seperti dikucilkan, pencemaran nama baik dan dipermalukan. sertaelektronik seperti disindir, dipermalukan, diejek, dihina dan dilecehkan melalui media sosial. Respons siswa adalah beberapa siswa menganggap bahwa hal itu sebagai just kidding, dan beberapa siswa juga menganggap bahwa hal itu merupakan tindakan yang negatif, dan sangat merugikan bagi siapa pun, baik pelaku maupun korban, Namun untuk mencegahitu terjadi, siswa masih belum mampu dan berani karena masih adanya rasa takut untuk melawan dan maupun melaporkan bullying baik yang terjadi pada diri mereka ataupun yang mereka lihat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Children bullying is happening almost in every level of society, especially bullying which happens at school. School is supposed to be a comfortable place where the youth explore and evolve themselves, yet it still can not escaped from bullying phenomenon done by teacher, friends, or senior. Data obtained from PPT-PKBGA of Banyumas shows that there are 50 addressed cases of bullying in 2016. Bullying behavior is like an ice berg phenomenon which only a little amount of cases are addressed on the surface yet hold a lot of problematic issues under the surface. The aim of this study is to find out about students’ perception regarding bullying, form of bullying, and the response towards bullying which happens at SMK Bina Teknologi Purwokerto’s students’. The research was done by performing a series of deep interview and Focused Group Discussion towards SMK Bina Teknologi Purwokerto’s students. The result shows that SMK Bina Teknologi Purwokerto’s students are aware that bullying is an action that takes form in threatening, harassing, humiliating, showing off, ignoring, intimidating, or oppressing someone else for self pleasure. Bullying takes form in verbal such as making fun of somebody, mocking, being called by parent’s name, being called by inappropriate name, and being cornered, also in physical form such as hitting, being splashed with the water, thrown with eggs, mass beating, kicking, pinching, punching, being hit by the head, threatening, get asked for money forcefully,thrown with paper ball, and harassing. Social relation such as being excluded from the group, defamation, and humiliated, also cyber relation such as insinuated, humiliated, mocked, made fun of, and harassed through social media. Some students response towards bullying as a joke or being funny, while the other consider bullying as negative actions and it is harmful both for the victim and the person who bullies. However they have not been able to prevent the bullying from happening yet because they still have fear to fight and report bullying whether it happens on themselves or that they had seen on someone else. |
| Kata kunci | Persepsi, Siswa, Bullying |
| Pembimbing 1 | Drs. Tri Sugiarto. Msi |
| Pembimbing 2 | Dra. Tri Rini Widiastuti. Msi |
| Pembimbing 3 | Drs. Dalhar Shodiq. Msi |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-11-22 03:03:16.247708 |