| NIM | F1B012032 |
| Namamhs | ITSNA TARA TAHALLI |
| Judul Artikel | PEMBERDAYAAN EKONOMI PETANI GULA KELAPA ORGANIK DI DESA CANDINATA KECAMATAN KUTASARI KABUPATEN PURBALINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tingkat kesejahteraan petani gula kelapa organik di Desa Candinata, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga sampai saat ini masih rendah walaupun sebelumnya telah dijadikan desa percontohan (best practice) pengembangan gula kelapa organik. Berkaitan dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Pasal 17 menyebutkan bahwa “Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban melindungi dan memberdayakan petani, nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha pangan sebagai produsen pangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemberdayaan ekonomi petani gula kelapa organik di Desa Candinata. Metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Teknik validitas data triangulasi sumber. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa motivasi pemberdayaan di Desa Candinata merupakan inisiasi dari tim pendamping dan sampai saat ini petani belum sepenuhnya mandiri sehingga masih membutuhkan dampingan. Program pemberdayaan saat ini sedang dijalankan berdasarkan roadmap untuk periode 2016-2020 sebagai kelanjutan program atau kegiatan sebelumnya. Kegiatan manajemen diri petani baik di tingkat kelompok tani maupun anggota koperasi sudah ada kegiatan rapat-rapat internal namun belum optimal. Modal sosial didapat dari kegiatan tabungan sukarela yang sebelumnya berupa tabungan paksa oleh koperasi. Kemudian pada pegembangan jaringan, kondisi kelembagaan koperasi masih belum maksimal karena pengurus yang lemah, sedangkan pada pemasaran sudah dilakukan diversivikasi produk namun belum ada yang mampu melakukan eksport secara langsung. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The level of welfare of organic coconut sugar farmers in the village Candinata, District Kutasari, Purbalingga is still low even though previously been used as a pilot village (best practice) the development of organic coconut sugar. Relating to Law Number 18 Year 2012 on Food, Article 17 states that "the Government and Local Government are to protect and empower farmers, fishermen, fish farmers and food business operators as food producers. The aim of research to determine the economic empowerment of sugar farmers organic coconut in the village Candinata. Qualitative research methods. The technique of taking informants using purposive sampling. Mechanical validity of the data source triangulation. The research concludes that the motivation of empowerment in the village Candinata an initiation of the escort team and until now farmers are not fully self-sufficient so that they require assistance. The empowerment program currently being executed based on the roadmap for the period 2016-2020 as a continuation of previous programs or activities. Farmer self-management activities at both the farmer groups and members of cooperatives existing internal attending meetings but not optimal. Social capital derived from activities previously voluntary savings in the form of forced savings by cooperatives. Then in network development, cooperative institutional environment is still not maximized because the board is weak, while the diversification of product marketing is done but no one has been able to do export directly. |
| Kata kunci | Pemberdayaan, Pendamping, Petani Gula Kelapa Organik. |
| Pembimbing 1 | Dr. Sukarso, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Swastha Dharma, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2016-11-21 20:02:09.192877 |
|---|