| NIM | B1J012139 |
| Namamhs | WORO DYAH LESTARI |
| Judul Artikel | PENGARUH PERBANDINGAN Lactobacillus plantarum DAN Lactobacillus casei SERTA LAMA INKUBASI BERBEDA TERHADAP KUALITAS PRODUK FERMENTASI SUSU SAPI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Susu merupakan bahan pangan yang memiliki nutrisi lengkap sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Susu sapi segar memiliki sifat mudah rusak bila disimpan dalam waktu yang lama. Teknik fermentasi dimanfaatkan untuk memperpanjang daya simpan susu dan meningkatkan nutrisi susu. Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui jumlah sel bakteri asam laktat hasil fermentasi susu sapi dengan perbandingan starter bakteri asam laktat dan lama inkubasi berbeda, dan mengetahui interaksi antara perbandingan starter bakteri asam laktat dengan lama inkubasi terhadap kadar asam laktat hasil fermentasi susu sapi telah dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah penggunaan L.plantarum (LP) dan L. casei (LC) yang terdiri dari lima taraf yaitu, 1:1, 1:2, 2:1, 2:3, 3:2. Faktor kedua adalah lama inkubasi yang terdiri dari empat taraf yaitu 12, 24, 36, dan 48 jam. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak lima kali. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan bakteri asam laktat. Parameter yang diukur yaitu jumlah sel bakteri asam laktat dan kadar asam laktat, sedangkan parameter pendukung yaitu pH dan organoleptik. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Hasil yang didapatkan setelah perlakuan menunjukkan perbandingan Lactobacillus plantarum dan L.casei 1:1 (A1) dan lama inkubasi 36 jam (J3) merupakan yang paling berpengaruh dalam peningkatan jumlah sel bakteri asam laktat. Peningkatan kadar asam laktat dipengaruhi dengan perbandingan Lactobacillus plantarum dan L.casei 1:1 serta lama inkubasi 24 jam (A1J2).
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Milk is a food that having complete nutrition to cover the nutrients. Fresh milk from cow have a contour that easy to break when it kept in a long time. Fermentation technique used to extend for savings milk and improved the nutrition of milk. Research in order to determine the number of cells of lactic acid bacteria fermented milk with lactic acid ratio and different incubation time, and the interaction between the ratio of starter lactic acid bacteria with a long incubation on levels of lactic acid fermented cow's milk has been done. This study was conducted experimentally using a completely randomized design (CRD) factorial design. The first factor is use L.plantarum (LP) and L. casei (LC), which consists of five levels ie, 1: 1, 1: 2, 2: 1, 2: 3, 3: 2. The second factor is the long incubation which consists of four levels, namely 12, 24, 36, and 48 hours. Each combination treatment was repeated five times. The variables measured were the growth of lactic acid bacteria. The measured parameter is number of cells of lactic acid bacteria and lactic acid levels, while supporting parameters namely pH and organoleptic. The data obtained were analyzed with Analysis Of Variance (ANOVA) followed by Least Significant Difference (LSD) test with a confidence level of 95% and 99%. The results obtained after treatment shows a comparison of Lactobacillus plantarum and L.casei 1: 1 (A1) and long incubation of 36 hours (J3) is the most influential in the increase in the number of lactic acid bacterial cells. Increased levels of lactic acid are influenced by Lactobacillus plantarum and L.casei ratio of 1: 1 and the incubation time of 24 hours (A1J2). |
| Kata kunci | susu sapi, fermentasi, bakteri asam laktat |
| Pembimbing 1 | Dra. Dyah Fitri Kusharyati, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dra. Pancrasia Maria Hendrati, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 1 |
| Tgl. Entri | 2016-11-19 06:22:20.044371 |
|---|