Artikel Ilmiah : A1C111054 a.n. SEPTIAN SETYO NUGROHO

Kembali Update Delete

NIMA1C111054
NamamhsSEPTIAN SETYO NUGROHO
Judul ArtikelEfisiensi Penggunaan Faktor Produksi pada Usahatani Kentang di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes
Abstrak (Bhs. Indonesia)Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes merupakan sentra penghasil kentang di Kabupaten Brebes. Permasalahan yang dihadapi para petani kentang di Desa Pandansari yaitu tidak memperhitungkan efisiensi faktor produksi pada usahatani kentang yang dijalankan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani kentang, (2) menganalisis pengaruh faktor produksi lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk organik, pupuk anorganik dan pestisida terhadap hasil produksi kentang (3) mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi produksi lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk organik, pupuk anorganik dan pestisida terhadap hasil produksi kentang.
Penelitian ini dilakukan di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes pada tanggal 20 Desember 2015 sampai 30 Januari 2016. Sasaran penelitian ini adalah petani kentang di Desa Pandansari. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan rancangan pengambilan sampel yaitu simple random sampling, dari total anggota populasi 292 orang petani kentang menurut perhitungan diambil sample sebanyak 37 orang petani kentang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis faktor produksi Cobb Douglass, dan analisis efisiensi faktor produksi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) rata-rata total biaya produksi kentang sebesar Rp69.792.102,00, penerimaan sebesar Rp105.303.457,00, dan pendapatan bersih sebesar Rp35.511.355,00, yang berarti usahatani kentang di Desa Pandansari menguntungkan, (2) penambahan faktor produksi tenaga kerja, pupuk organik, bibit dapat meningkatkan produksi kentang, (3) penggunaan tenaga kerja, pupuk organik, bibit belum menghasilkan produksi yang optimal dan keuntungan maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Pandansari Village, Paguyangan District, Brebes Regency is the center of potato’s producer in Brebes Regency. The problem faced by the potato’s farmers is that they do not count factor production eficiency of potato’s farming, so this study aims to : (1) know the cost, receipt, and income of potato’s farming, (2) determine the factors of of land, labor, pesticide, inorganic fertilizer, organic fertilizer, and seed that affect to production, (3) know the factor production effieciency level of land, labor, inorganic fertilizer, organic fertilizer, and seed that affect to production.
The research was conducted in the Pandansari Village, Paguyangan District, Brebes Regency on December 20th 2015 until January 30th 2016. The object of this research is the potato’s farmers in Pandansari Village. The research was conducted by survey method with the sampling design by simple random sampling. It obtained 37 respondents from the member of potato’s farmer group. The analythical method used in this research is the analysis of cost and income, analysis of factor production Cobb Douglass, and analysis of eficiency factor production.
The result shows that (1) the average total cost of potato’s farming is Rp69.792.102,00, the income is Rp105.303.457,00, and the total revenue is Rp35.511.355,00, which is the potato’s farming is profitable, (2) the additionaln factor production of labor, organic fertilizer, and seed can increase potato’s outcome (3) the utilization of labor, organic fertilizer, and seed is not yet produce optimal potato’s outcome and maximal revenue.
Kata kuncifungsi produksi, cobb douglass, efisiensi faktor produksi.
Pembimbing 1Dr. Ir. Kusmantoro Edy S., M.S
Pembimbing 2Ir. Pudji Hastuti P., M.P
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2016-11-15 22:24:41.695119
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.