Artikel Ilmiah : A1C111044 a.n. NISA' MENTARI

Kembali Update Delete

NIMA1C111044
NamamhsNISA' MENTARI
Judul ArtikelPengaruh Faktor Sosial Ekonomi terhadap Konsumsi Pangan Pokok Rumah Tangga Tani di Desa Sambirata Kecamatan Cilongok
Abstrak (Bhs. Indonesia)Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok merupakan salah satu desa yang termasuk ke dalam klasifikasi miskin dengan jumlah rumah tangga sangat miskin terbanyak dan termasuk dalam kategori daerah rawan pangan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui konsumsi pangan pokok (beras) rumah tangga tani, (2) Menganalisis pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap konsumsi pangan pokok rumah tangga tani.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2016. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan sasaran penelitian petani sampel yang diambil berdasarkan data yang diperoleh dari Daftar Penerima Manfaat (DPM) tahun 2014 di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 33 orang. Pengambilan sampel ditentukan dengan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan, analisis ketersediaan pangan pokok (beras), dan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata pendapatan petani Desa Sambirata sebesar Rp637.410 per bulan dengan rata-rata pengeluaran pangan sebesar Rp613.464 per bulan dimana sebagian pengeluaran pangan digunakan untuk kebutuhan konsumsi pangan pokok (beras) sebesar Rp200.349 per bulan. Konsumsi pangan pokok (beras) petani Desa Sambirata memiliki rata-rata sebanyak 28,12 kg per bulan setiap keluarga dan 7,03 kg per bulan untuk setiap anggota keluarga dengan jumlah tanggungan sebanyak 4 orang, (2) Faktor-faktor yang terbukti berpengaruh terhadap konsumsi pangan pokok adalah variabel jumlah anggota keluarga dan faktor yang berpengaruh tidak nyata adalah variabel pendapatan, pendidikan kepala keluarga, dan ketersediaan beras.
Abtrak (Bhs. Inggris)Sambirata Village, Cilongok District is one of the villages that included in the poverty classification with number of extremely poor households and included in category of food-insecure area, so this study aim to (1) Knowing the consumption of staple food (rice) farm household, (2) Analyze the influence of socio-economic aspects of the staple food consumption farm household.
This research was conducted in January to February 2016. The research method used is survey method with the object of this research the farmer samples taken based on data obtained from Daftar Penerima Manfaat (DPM) 2014 in Sambirata Village, Cilongok District. Respondents were obtaines by 33 people. Sampling determined using simple random sampling methode. The analytical method used in this researh is income analysis, analysis availability of staple food (rice), and multiple linear regression analysis.
The result shows that (1) the average of income farmer in Sambirata Village is Rp637.410 per month with a spending food is Rp613.464 per month. where most food expenditures used for staple food consumption (rice) is Rp200.349 per month. Consumption of staple food (rice) Sambirata Village farmers has an average of 28,12 kg/month every family and 7,03 kg/month for each family member with the number of dependants as much as 4 people. (2) Factors that proved to affect the consumption of staple foods is variable number of families and factors that not real affect are variable nutritional knowledge, the education variable head of the family, and the availability of staple food (rice).
Kata kunci
Pembimbing 1Ir. S.H. Suseno, S.U.
Pembimbing 2Ir. Sri Widarni, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman85
Tgl. Entri2016-11-15 20:26:29.367656
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.