Artikel Ilmiah : A1L012177 a.n. MOHAMMAD HAFIZH TRI ABIYOSO

Kembali Update Delete

NIMA1L012177
NamamhsMOHAMMAD HAFIZH TRI ABIYOSO
Judul ArtikelPemformulaai Mikroba Antagonis dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat Varietas Betavila F1
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula terbaik mikroba antagonis dan daya simpannya selama 8 minggu, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Pada uji in vitro, pemformulaan mikroba antagonis (Bacillus sp. isolat B64 dan B42, Trichoderma sp. TS1) dilakukan pada medium air beras, alginat, tepung jagung, kaldu keong, talk dan limbah tahu dan diamati kepadatannya pada minggu ke-0, 2, 4, 6, dan 8 minggu. Pada uji in planta, digunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama yang diuji adalah mikroba antagonis seperti pada uji in vitro ditambah dengan tanpa mikroba sebagai kontrol. Faktor kedua yang diamati adalah medium formula seperti pada uji in vitro. Variabel yang diamati pada uji in planta yaitu bobot akar segar, panjang akar, tinggi tanaman, bobot segar tanaman, dan waktu kecambah. Hasil penelitian in vitro menunjukkan bahwa medium kaldu keong pada Bacillus sp. B64, alginat pada Bacillus sp. B42, dan Trichoderma sp. TS1 merupakan formula dengan kepadatan mikroba terbaik selama 8 minggu dengan kepadatan 2,2 x 1014;6,6 x 1013;1,2 x 109 upk/mL. Hasil uji in planta menunjukkan bahwa Trichoderma sp. TS1 mampu meningkatkan panjang akar pada minggu ke-4 dan ke-8 sebesar 13,7;36,14%, bobot akar segar di minggu ke-2, 4, dan 6 sebesar 27;33,3;61,7%, bobot segar tanaman di minggu ke-6 sebesar 18,6%, tinggi tanaman di minggu ke-4 sebesar 8,8% dan waktu kecambah di minggu kesebesar 19%. Bacillus sp. B64 mampu meningkatkan panjang akar di minggu ke-0, 2, 4, 6, dan 8 sebesar 34;19;14,9;56,9;44,5%, waktu kecambah di minggu ke-2 dan ke-6 sebesar 23,4;25,8%, tinggi tanaman dan bobot segar tanaman di minggu ke 6 sebesar 9,9;16,2%. Bacillus sp. B42 mampu meningkatkan bobot akar segar di minggu ke-4 sebesar 33,3%, panjang akar pada minggu ke-4, 6 dan 8 sebesar 19,2;29;52,9%, tinggi tanaman pada minggu ke-6 sebesar 6,5%, dan waktu kecambah di minggu ke-6 sebesar 21%.
Abtrak (Bhs. Inggris)This reasearch aimed to know the best antagonistic formula with longlife for 8 weeks, and quality of tomato growth. Formulation of antagonistic microbes (Bacillus sp. isolates B64 and B42, Trichoderma sp. TS1) in in-vitro test was used rice water, alginates, cornstarch, snail broth, talk, and tofu waste. Randomized Block Design was used in in-planta test, repeated 4 times. First factor tested was antagonistic microbes like in vitro test plus no microorganism as control. Second factor tested was formula medium like in vitro test. Variabels observed were fresh root weight, root length, plant height, plant fresh weight, and germination time. Result of the reasearch indicated that Bacillus sp. B64 on snail broth medium, Bacillus sp. B42 on alginates, and Trichoderma sp. TS1 on tofu waste were the best formula with density 2,2 x 1014;6,6 x 1013;1,2 x x 109 upk/mL. From in-planta test, Trichoderma sp. TS1 increases root lenght on 4th and 8th week as 13,7;36,1%, fresh root weight on 2th, 4th, 6th week as 27;33,3;61,7%, fresh plant weight on 6th week as 18,6%, plant height on 4th week as 8,8%. Bacillus sp. B64 increases root length on 0, 2nd, 4th, 6th, and 8th week as 34;19;14,9;56,9;44,5%, germination time on 2nd and 6th week as 19,2;52,9%. Bacillus sp. B42 increases fresg root weight on 4th week as 33,3%, root length on 4th, 6th and 8th week as 19,2;29;52,9%, plant height on 6th week as 6,5%, and germination time on 6th week as 21%.
Kata kunciTomat, pertumbuhan, mikroba, Bacillus sp., Trichoderma sp.
Pembimbing 1Prof. Ir. Loekas Soesanto, M.S., Ph.D.
Pembimbing 2Endang Mugiastuti, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2016-11-15 06:00:12.34743
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.