Artikel Ilmiah : H1D009032 a.n. THEODORUS MURENDRA
| NIM | H1D009032 |
|---|---|
| Namamhs | THEODORUS MURENDRA |
| Judul Artikel | ANALISIS PERKUATAN LERENG UNTUK MENCEGAH KELONGSORAN RUAS JALAN GUNUNG TUGEL BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gunung Tugel merupakan salah satu jalan alternatif bagi warga Purwokerto dan Banyumas menuju Cilacap atau Bandung. Gunung Tugel berada di desa Kedungrandu, Purwokerto Selatan, kabupaten Banyumas. Daerah ini merupakan salah satu kawasan longsor yang terjadi di Banyumas. Jalan menikung yang ambles tersebut sekitar 35m-50m dengan kedalaman sekitar 20cm-80cm dan lebar retakan berkisar 10cm-15cm (Bina Marga, 2014). Longsoran di jalan Gunung Tugel merupakan jenis gerakan tanah nendatan yang bertingkat (multiple successive landslide). Longsoran ini terjadi pada lingkungan kondisi tanah lunak karena penjenuhan air yang tinggi. kondisi tersebut biasanya terjadi pada waktu musim hujan atau setelah hujan lebat (Sumarwoto, 2015). Untuk mencegah kelongsoran terjadi lagi, Bina Marga (2014) sudah pernah melakukan konstruksi perkuatan Dinding Penahan Tanah dengan jenis pondasi tiang pancang dengan dimensi 25cm x 25cm dan kedalaman 6m, serta jarak tiap tiang pancang adalah 0,5m dan 1,5m. Jenis pondasi tiang pancang dipakai karena letak tanah keras berada pada kedalaman lebih dari 8m. Jarak dan kedalaman tiap pancang masih belum sesuai karena masih terjadi kelongsoran di lokasi. Penelitian ini bertujuan menentukan perkuatan lereng yang sesuai untuk ruas jalan Gunung Tugel. Untuk menentukannya digunakan metode keseimbangan batas dengan menggunakan perkuatan Dinding Penahan Tanah. Analisis yang digunakan yaitu mencari stabilitas lereng meliputi stabilitas guling, stabilitas geser, dan stabilitas daya dukung tanah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tugel of mount is an alternative way for Banyumas and Purwokerto residents if they want to go to Cilacap and Bandung. The location of Tugel of mount is in the village of Kedungrandu, South of Purwokerto, Banyumas. This area is one of the risky area because landslides often occur in this area. The winding road disappears around 35m-50m with a depth of about 20cm-80cm and width of cracks ranges from 10cm-15cm (Bina Marga, 2014). Landslide in Mount Tugel road is a kind of ground motion (multiple successive landslide). The landslide occurs on soft soil environment due to high water saturation. The condition usually occurs during the rainy season or after a heavy rain (Sumarwoto, 2015). To prevent landslide occurs again, Bina Marga (2014) has ever founded a kind of construction to strengthen Retaining Walls with the kind of foundation using piles with dimensions of 25cm x 25cm and a depth of 6 m, and the space of each pile is 0.5m and 1.5m. This pile type for the foundation is used because the location of the hard ground is at a depth of more than 8m. Spacing and depth of each piles is still not appropriate because landslides often occur again at the site. The aim of this study is to determine the appropriate slope reinforcement for Tugel mountain roads. To determine the limit equilibrium method is used by using reinforcement Retaining Walls. The analysis of this study is to look for slope stability includes bolsters stability, shear stability, and the stability of the soil bearing capacity. |
| Kata kunci | Dinding Penahan Tanah, metode keseimbangan batas , stabilitas lereng |
| Pembimbing 1 | Arwan Apriyono,ST.,M.Eng |
| Pembimbing 2 | Sumiyanto,ST.,MT |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2016-11-15 05:04:14.766867 |