Artikel Ilmiah : A1C012015 a.n. ASTININGSIH

Kembali Update Delete

NIMA1C012015
NamamhsASTININGSIH
Judul ArtikelANALISIS PERILAKU PETANI TERHADAP RISIKO USAHATANI KEDELAI DI DESA JATIJAJAR KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kedelai merupakan komoditas strategis di Indonesia yang produksinya belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga mengharuskan pemerintah melakukan kebijakan impor. Hal ini dikarenakan kurangnya minat petani yang disebabkan oleh adanya risiko dalam usahatani kedelai. Desa Jatijajar Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen merupakan daerah yang produksi kedelainya tinggi pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat risiko pendapatan usahatani kedelai, (2) perilaku petani terhadap risiko usahatani kedelai, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani terhadap risiko usahatani kedelai di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Penelitian dilaksanakan di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, pengambilan data dilakukan pada bulan April-Mei 2016. Sasaran penelitian adalah petani kedelai untuk musim tanam 2015, yaitu sejumlah 33 petani. Analisis data yang digunakan adalah koefisien variasi, skala utilitas, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat risiko pendapatan usahatani kedelai di Desa Jatijajar Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen termasuk kecil, (2) perilaku petani terhadap risiko usahatani kedelai cenderung enggan terhadap risiko, dari 33 petani responden hanya 3 persen petani yang berani terhadap risiko, sebanyak 97 persen petani berperilaku enggan terhadap risiko, dan tidak ada petani yang berperilaku netral, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani adalah banyaknya tanggungan keluarga dan besarnya biaya usahatani yang harus dikeluarkan petani untuk usahatani kedelai, sedangkan umur petani dan besarnya pendapatan tidak berpengaruh terhadap perilaku petani.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soybean is a strategic commodity in Indonesia whose production has not been able to meet the domestic needs so require the government to import policy. This is due to lack of interest of farmers caused by the presence of risk in the soybean business. Jatijajar Village District of Ayah Kebumen Regency is an area of high soy production in 2015 many as 33 farmers. This study aimed to analyze: (1) the level income risk of soybean farming, (2) the behaviour of farmers against the risk of soybean, and (3) the factors that influence the behaviour of farmers against the risk of soybean farming in Jatijajar Village District of Ayah Kebumen Regency. Research conducted at the Jatijajar Village District of Ayah Kebumen Regency, taken informations was carried out in April-Mei 2016. The research objectives are soybean farmers for the planting season 2015. Analysis of the data used is koevisien variation, utility scale, and analysis of multiple linear regresi. The results showed that: (1) the level risk of soybean farming in Jatijajar Village District of Ayah Kebumen Regency is small, (2) the behaviour of farmers against the risk of soybean aversion towards risk, of 33 farmer respondents only 3 percent farmer who dared to risk, many as 97 percent farmers behave aversion to risk and nothing farmers behave neutral to risk, and (3) the factors that influence the behavior of farmers is the number of dependents and the cost of farming which must be issued for soybean farmers, while the farmers age and amount of income does not affects the behaviour of farmers.
Kata kunciKedelai, risiko, perilaku
Pembimbing 1Dr. Ir. Agus Sutanto, M.P.
Pembimbing 2Indah Widyarini, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-11-14 18:35:48.961961
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.