| NIM | A1L012098 |
| Namamhs | NUR LAILA LUTFIYATI |
| Judul Artikel | Pengaruh Tingkat Kerapatan Populasi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Enam Genotip Kedelai (Glycine max (L.) Merril) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh jarak tanam dan genotip terhadap hasil kedelai, 2) mendapat genotip kedelai yang adaptif pada jarak tanam rapat, 3) mengetahui kombinasi jarak tanam dengan genotip kedelai yang memberikan hasil paling tinggi. Penelitian dilaksanakan di lahan kering Kelurahan Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas. Penelitian dimulai pada bulan Februari 2016 sampai Juni 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Plot, dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu genotip kedelai yang terdiri dari varietas Grobogan, galur 71, galur 2, galur A402, galur A343, dan varietas Slamet. Faktor kedua yaitu jarak tanam yang terdiri dari jarak tanam rapat (40 cm × 10 cm), jarak tanam sedang (40 cm × 20 cm), dan jarak tanam lebar (40 cm × 30 cm). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah buku cabang utama, jumlah buku total, jumlah cabang produktif, jumlah polong isi, jumlah polong total, bobot brangkasan, jumlah biji per tanaman, jumlah biji normal, bobot 100 biji, bobot biji per tanaman, indeks panen, dan bobot biji petak efektif. Data dianalisis dengan uji F, apabila terdapat keragaman dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa galur 71, galur 2, dan varietas Slamet memiliki pertumbuhan dan hasil yang tinggi yaitu pada jumlah polong total, tinggi tanaman, jumlah buku cabang utama, jumlah buku total, dan jumlah cabang produktif. Jarak tanam 40 cm × 30 cm mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai yang meliputi jumlah buku cabang utama, jumlah buku total, dan jumlah polong total. Galur 71 pada jarak tanam 40 cm × 30 cm mampu meningkatkan hasil jumlah polong isi, jumlah biji per tanaman, jumlah biji normal, dan bobot biji per tanaman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to 1) know the effect of row spacing and genotype of yield soybean 2) Got a genotype of soybean who adaptive on tight row spacing, 3) know the combination of row spacing with soybean genotype which gives the highest result. The research implemented in the drylands on Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas. The research begins in February 2016 until Juny 2016. The research use a Split Plot design, with 2 factors and 3 replications. The first factor is soybean genotypes consist of Grobogan, strain 71, strain 2, strain A402, strain A343, and Slamet.. Second factor is row spacing consist of tight row spacing (40 cm × 10 cm), medium row spacing (40 cm × 20 cm), and width row spacing (40 cm × 30 cm). the observed variables were plant height, number of segment main branch, total number of segments, number of branch productive, number of pods per plants, total number of pods, stover weight, number of seeds per plants, number of normal seeds, weight of 100 seeds, wight seeds per plants, harvest index, and weight of seed on the effective partition. The data were analysed with F tests, if there were variations, then it was followed by Duncan’s Multiple Range Test with standard error 5 %. The result showed that strain 71, strain 2, and Slamet have high result of growth and yield on total number pods, plants height, number of segment main branch, total number of segments, and number of branch productive. Row spacing 40 cm × 30 cm can increase growth and yield of soybeans on number of segment main branch, total number of segments, and total number pods. Strain 71 on row spacing 40 cm × 30 cm can increase number of pods, number of seeds per plants, number of normal seeds, and eight seeds per plants. |
| Kata kunci | galur, jarak tanam, kedelai. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Ponendi Hidayat, M. P. |
| Pembimbing 2 | Fatichin, S. P., M. P., Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2016-11-14 17:24:36.106148 |
|---|