Artikel Ilmiah : C1C012058 a.n. BAYU KRISNA PRASETYA

Kembali Update Delete

NIMC1C012058
NamamhsBAYU KRISNA PRASETYA
Judul ArtikelPENGARUH KARAKTER EKSEKUTIF, PROPORSI DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (TAX AVOIDANCE)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penghindaran pajak merupakan tindakan penghematan pajak yang masih dalam koridor perundang-undangan. Karakter eksekutif, proporsi dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan digunakan sebagai variabel bebas yang diperkirakan memberikan pengaruh terhadap penghindaran pajak sebagai variabel terikat yang di proksikan melalui Cash Effective Tax Rate (CETR). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013 sampai 2015. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah perusahaan manufaktur yang dijadikan sampel sebanyak 25 perusahaan sehingga total sampel penelitian adalah 75 laporan tahunan. Metode analisis yang digunakan peneliti adalah analisis regresi berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi dewan komisaris independen berpengaruh signifikan negatif terhadap penghindaran pajak. Proporsi dewan komisaris independen memiliki tingkat signifikansi sebesar 0,005. Sedangkan variabel karakter eksekutif, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tax Avoidance is a tax savings actions that are still in the realm of tax law. Executives character, board of commissioners, firms size, and sales growth are used as independent variables were estimated impact on tax avoidance as the dependent variable and proxied through Cash Effective Tax Rate (CETR). The population in this study is a publicly traded manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange the period 2013 to 2015. The sampling technique was done by purposive sampling. The number of manufacturing companies that used a sample of 25 companies for a total study sample was 75 annual reports. The analytical method used was multiple regression analysis.
The results of this study indicate that the board of commissioners has a significant negative effect on tax avoidance. Board of commissioners has significance degree is 0.005. While the variable executives character, firms size, and sales growth didn’t have significant effect on tax avoidance.
Kata kuncikarakter eksekutif, proporsi dewan komisaris independen, ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan penghindaran pajak.
Pembimbing 1Dr. Adi Wiratno, M.M, Ak.
Pembimbing 2Drs. Sudjono, M.Si, Ak.
Pembimbing 3Umi Pratiwi, SE, M.Si, Ak.
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-11-12 13:14:21.128558
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.