Artikel Ilmiah : F1C012016 a.n. CHODIJAH

Kembali Update Delete

NIMF1C012016
NamamhsCHODIJAH
Judul ArtikelFAKTOR-FAKTOR YANG MEMBENTUK PERILAKU IMPULSE BUYING PADA KONSUMEN ONLINE DI PURWOKERTO (Studi Melalui Media Sosial Instagram)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Impulse buying adalah kegiatan berbelanja yang tidak terencana. Perilaku pembelian impulsif ini cenderung diasumsikan negatif karena akan berakibat pada pembengkakan anggaran. Tindakan ini dianggap sebagai perilaku berbelanja yang irasional, karena meskipun cenderung mengetahui adanya kemungkinan penyesalan, konsumen tetap melakukan pembelian impulsif tersebut. Oleh karena itu, maka penelitian ini berfokus pada hal yang terkait dengan faktor-faktor pembentuk perilaku impulse buying pada konsumen online.
Penelitian ini mengunakan metode kualitatif guna memberikan penjelasan yang lebih mendalam terkait faktor-faktor pembentuk perilaku impulsif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang dengan kriteria pengguna instagram berusia 18-24 tahun dan memiliki penglaman dalam melakukan pembelian impulsif di instagram. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam serta observasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ada empat langkah, yakni (a) pengumpulan data; (b) reduksi data; (c) display data; (d) verifikasi dan penegasan kesimpulan. Lebih lanjut keabsahan hasil penelitian diuji dengan teknik kecukupan refrensial.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa perilaku impulse buying dibentuk oleh dua faktor, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari kepribadian individu yang dilihat dari perilaku hedonis, aspek afektif, dan aspek kognitif. Selanjutnya faktor eksternal yang dominan berasal dari stimuli yang diberikan pemasar diantaranya kegiatan promosi, harga, dan jenis produk. Selain itu ditemukan juga faktor pendukung lainyaitu loyalitas pada merk, pelayanan, serta kehadiran teman belanja.
Abtrak (Bhs. Inggris)Impulse buying is an unplanned shopping activity. The impulse buying behavior is considered as negative behavior because it will give impact on too much expenses. This action is also considered as irrational because although the consumers tend to understand that they will regret the action, they will still do that. Therefore, this study is focused on the things related to impulse buying behavior, especially on the online consumers.
This study uses qualitative method in order to give in-depth explanation about the related factors that formed the impulse buying behavior. The data sources are the primary and secondary. There are seven informants in this study, which are categorized as the Instagram users on the age range at 18-24 years old and have experienced impulse buying in Instagram. Data collection was done by doing in-depth interview and observation. Data analysis was done in four steps, which are (a) data collection, (b) data reduction, (c) data display, and (d) verification and conclusion. Furthermore, the validity of the result of this study was tested with referential sufficient technique.
The result of this study explains that impulse buying behavior is formed by two factors, which are the internal and external factors. The internal factor is originated from the individual’s personality, which can be seen from hedonism behavior, affective and cognitive aspects. Besides, the external factor is originated from the stimulus from the sellers, from the promotions, price and the products they sell. Furthermore, other aspects are found, that are loyalty to a particular brand, service, and the existence of companion in shopping.
Kata kunciKata Kunci: impulse buying, faktor pembentuk, konsumen online.
Pembimbing 1Dr. Wisnu Widjanarko, M. Si.
Pembimbing 2Shinta Prasyanti, MA.
Pembimbing 3Dr. Muh. Sulthan, M. Si.
Tahun2016
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-11-11 21:21:44.411727
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.