Artikel Ilmiah : E1A112057 a.n. MUHAMAD ANDI RAHMATULLAH

Kembali Update Delete

NIME1A112057
NamamhsMUHAMAD ANDI RAHMATULLAH
Judul ArtikelPEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG YANG DILAKUKAN ADE SWARA DAN NURLATIFAH (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor: 126/Pid.Sus/TPK/2014/PN.Bdg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dalam hukum acara pidana pembuktian merupakan titik sentral di dalam pemeriksaan perkara di pengadilan, karena melalui tahapan pembuktian terjadi suatu proses, cara, perbuatan membuktikan untuk menunjukkan benar atau salahnya terdakwa terhadap suatu perkara pidana di dalam sidang pengadilan. KPK dalam operasi tangkap tangan menangkap Ade Swara dan Nurlatifah menerima uang dari PT. Tatar Kertabumi yang sedang mengurus perijinan surat SPPR, kemudian keduanya dituntut atas dasar tindak pidana pencucian uang.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui mengapa dalam putusan nomor: 126/Pid.Sus/TPK/2014/PN.Bdg Ade Swara dan Nurlatifah dituntut untuk dihukum tindak pidana pencucian uang dan bagaimana pembuktian dari tindak pidana pencucian uang tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normative dengan spesifikasi penelitian deskriptif dan menggunakan data sekunder.
Dalam putusan ini Ade Swara dan Nurlatifah dituntut tindak pidana pencucian uang karena menerima dana dari sejumlah perusahaan yang mengurus surat perijinan SPPR, yang kemudian dibelanjakan beberapa tanah melalui pihak lain dan diatasnamakan pihak lain. Hasil pembuktian pencucian uangnya yaitu pembelian bidang tanah melalui Wasdiman, Ali Hamidi, dan Alina Putri Zahara ada 55 bidang tanah dengan uang sebesar Rp.27.365.150.000,00 dan kegiatan lainnya yang dibiayai totalnya mencapai Rp.4.000.000.000,00.
Abtrak (Bhs. Inggris) In the criminal procedure law of evidence is a central point in the examination of the case in court, because going through the stages of proof there is a process, a way, the act proved to show the truth or falsity of the accused to a criminal case in court. KPK in operations catch Ade Swara and Nurlatifah receive money from PT. Tatar Kertabumi who are administering licensing SPPR letter, then both charged on the basis of money laundering.
This study intends to find out why the decision number: 126 / Pid.Sus / TPK / 2014 / PN.Bdg Ade Swara and Nurlatifah prosecuted for criminal offense convicted of money laundering and how the evidence from the crime of money laundering. The method used is a normative juridical with the specifications and descriptive study using secondary data.
In this decision Ade Swara and Nurlatifah prosecuted money laundering for accepting funds from a number of companies which has obtained a permit SPPR, which then spent some ground through the other side and be vested in the other party. The results are proof of the purchase-money laundering plot through Wasdiman, Ali Hamidi, and Alina Putri Zahara there are 55 parcels of land with the money of Rp.27.365.150.000,00 and other activities were financed totaling Rp.4.000.000.000,00.
Kata kunciKata Kunci : Pembuktian, Tindak Pidana Pencucian Uang
Pembimbing 1Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H.,M.H.
Pembimbing 2Pranoto, S.H.,M.Hum.
Pembimbing 3Handri Wirastuti .S, S.H.,M.H.
Tahun2016
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2016-11-11 06:27:48.876709
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.