| NIM | D1E012104 |
| Namamhs | ABDURAKHMAN AZAM |
| Judul Artikel | PENAKSIRAN HERITABILITAS KARAKTERISTIK BOBOT TELUR DAN BOBOT TETAS HASIL PERSILANGAN ITIK TEGAL DENGAN MAGELANG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS VARIANSI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Itik Tegal dan Magelang merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang sangat potensial untuk dikembangkan. Kemampuan produksi itik Tegal dan Magelang erat kaitannya dengan mutu genetik dari bibit yang digunakan. Salah satu pendekatan genetis untuk peningkatan mutu genetik yaitu melalui seleksi dan sistem perkawinan. Mutu genetik ternak dapat ditaksir dengan menghitung nilai heritabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui heritabilitas pada karakteristik bobot telur dan bobot tetas hasil persilangan itik Tegal dan itik Magelang generasi 1. Materi yang digunakan berjumlah 164 ekor yang terdiri atas pejantan itik Tegal sebanyak delapan ekor, betina itik Magelang 39 ekor dan itik hasil persilangannya yang selanjutnya disebut itik Gallang sebanyak 117 ekor. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan metode half sib dengan pejantan sebagai perlakuan dan anak sebagai ulangan yang memiliki jumlah tidak sama (unequal). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bobot telur dan tetas hasil persilangan itik Tegal dengan itik Magelang adalah 65,34 ± 4,89 g dan 42,97 + 4,17 g. Terdapat hubungan yang sangat erat (P < 0,01) antara bobot telur dan tetas, dengan persamaan Y = 2,1871 + 0,6242X. Penaksiran nilai heritabilitas untuk karakteristik bobot telur dan tetas adalah 0,45 + 0,34 dan 0,07 + 0,19. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Nilai heritabilitas itik Gallang generasi pertama (F1) untuk karakteristik bobot telur tergolong sedang dan bobot tetas tergolong rendah; 2) Terdapat hubungan yang sangat erat antara bobot telur dengan bobot tetas.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tegal duck and Magelang duck is Indonesia’s native germplasm those is very potential to be developed. The production capability of Tegal duck and Magelang duck closely related to the genetic quality of parent stock being used. One genetic approache to increase the genetic quality is selection and mating system. Genetic quality of livestock can be estimated by calculating the heritability value. The research was aimed to notice heritability value for egg weight and hatching weight characteristics of Tegal duck and Magelang duck crossbred in the 1st generation. The materials used were 164 birds, consisted of eight Tegal male ducks, 39 Magelang female ducks and crossbreed offspirng called Gallang as many as 117 birds. Data were tabulated and analyzed using halfsib method with unequal amount of males as treatment and duckling as replication. The results of the research described, generally egg weight and hatching weight of Gallang duck were 65.34 ± 4.89 g and 42.97 ± 4.17 g. There was a significant (P <0.01) relationship between egg weight and hatching weight, by the equation Y = 2.1871 + 0.6242X. The estimation of heritability for egg weight and hatching weight characteristics with half sib method were 0.45 ± 0.34 and 0.07 ± 0.19. Based on the results, it could be concluded that 1) Heritability value of Gallang duck’s first generation (F1) for the egg weight characteristic was classified as medium and hatching weight was as small.; 2) There was a significant relationship between egg weight and hatching weight.
|
| Kata kunci | persilangan, heritabilitas, bobot telur dan bobot tetas. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Dattadewi Purwantini, MS. |
| Pembimbing 2 | Setya Agus Santosa, S.Pt., MP. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2016-11-09 21:49:35.44524 |
|---|