Artikel Ilmiah : F1I011043 a.n. BAMBANG ARDHITO RAMADHAN

Kembali Update Delete

NIMF1I011043
NamamhsBAMBANG ARDHITO RAMADHAN
Judul ArtikelPERAN UNITED NATION MISSION IN NEPAL (UNMIN) DALAM OPERASI PEACEKEEPING PASCA PERANG SIPIL TAHUN 2007-2011
Abstrak (Bhs. Indonesia)United Nation Mission in Nepal (UNMIN) merupakan misi politik khusus yang dibentuk oleh PBB untuk membantu menstabilkan keadaan Nepal pasca perang sipil dengan melakukan operasi peacekeeping. UNMIN dibentuk atas permintaan negara Nepal sendiri. Peran UNMIN sebagai misi perdamaian khusus, secara umum membantu Nepal dalam mengawasi, membantu dan mendampingi pihak-pihak yang bertikai untuk melaksanakan proses menuju perdamaian sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat. Dalam hal ini, UNMIN membantu pengawasan dan pelaksanaan perjanjian oleh pemerintah Nepal, Aliansi Partai Nepal dan Maois yang mengacu pada konstitusi 1990.
Penelitian ini menggunakan konsep International peacekeeping operation, yang mana UNMIN sebagai AD HOC (organisasi yang di bentuk untuk satu tujuan) oleh PBB untuk melaksanakan operasi peacekeeping. Dalam operasi peacekeeping UNMIN melakukan dua upaya yaitu dalam bidang militer yakni: pendampingan implementasi perjanjian damai, memonitoring gencatan senjata dan dukungan kekuatan, menciptakan suasana aman, mencegah terjadinya penyebaran konflik, menuntun negara atau wilayah selama transisi untuk pemerintahan yang stabil, mengelola wilayah transisi. Sedangkan dalam bidang sipil antara lain; Membantu pihak-pihak yang sudah tidak berselisih untuk menjalankan perjanjian damai tersebut, memberikan dukungan kemanusiaan, membantu dalam perlucutan senjata, demobilisasi dan reintegrasi mantan kombatan, mengawasi pemilu, membuat peraturan kapasitas hukum berdasarkan asas demokrasi, mengkampanyekan hak asasi manusia, mengawal perbaikan ekonomi negara, mengatur pemerintahan transisi sebagai suatu wilayah bergerak menuju kemerdekaan.
Hasil dari penelitian ini antara lain mendeskripsikan dan menganalisa peran UNMIN sebagai peacekeeper pasca perang sipil di Nepal tahun 2007 sampai 2011. UNMIN melakukan dua kegiatan dalam operasi peacekeeping-nya yaitu dalam kegiatan militer dan sipil. Dalam dua kegiatan tersebut UNMIN melakukan tugasnya guna menstabilkan keadaan Nepal. Akan tetapi UNMIN tidak dapat melakukan tugasnya secara maksimal, terdapat beberapa aktivitas yang tidak dapat dilakukan oleh UNMIN secara mendalam dikarenakan terbatasnya pergerakan UNMIN di Nepal serta mandat waktu yang diberikan oleh PBB.
Abtrak (Bhs. Inggris)United nation mission in Nepal (UNMIN) is a political mission which formed by United Nations for helping Nepal to stabilize the condition of the country after civil war with doing peacekeeping operation. UNMIN was formed by Nepal request. As a special mission for peacekeeping, in general, UNMIN helped Nepal for supervising and assist the hostile parties to apply the agreement of peace process which had been signed between Nepal Government, Seven Alliance Parties, and Maois based on 1990s constitution.
This research uses international peacekeeping operation concept which is UNMIN plays a role as ad hoc by United Nation to do peacekeeping operation. On thus peacekeeping operation, UNMIN did two kinds of means which were on military method such as assisted the implementation of peace agreement, oversee the ceasefire, provide safe atmosphere, prevent conflict, and lead countries or regions during the transition to stable government, manage the transition region. Then, for the civil field, UNMIN help those sides implement the agreements, giving support for humanity, oversee the election, campaign for human rights, oversee the country’s economical growth and helping the movement of transition to being an independent country.
The results of this research are; describing and analyze the role of UNMIN as peacekeeper after the civil war in Nepal in year 2007 until 2011. UNMIN did two kinds of operations for this mission such as military and civil activities. With these kinds of operation, UNMIN help Nepal to stabilize the country. However, UNMIN could not do the mandate maximal caused by any limitation and time limitation from the UN.
Kata kunciPBB, UNMIN, International Peacekeeping Operation, Peacekeeping, AD HOC, Nepal
Pembimbing 1Sri Wijayanti S.IP., M.si
Pembimbing 2Elpeni Fitrag S.Sos., M.A
Pembimbing 3Renny Miryanti S.IP., M.si
Tahun2016
Jumlah Halaman32
Tgl. Entri2016-11-08 13:45:39.081432
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.