Artikel Ilmiah : H1F012006 a.n. DIMAS AGUSTIN SUMIRAT

Kembali Update Delete

NIMH1F012006
NamamhsDIMAS AGUSTIN SUMIRAT
Judul ArtikelSTUDI GEOLOGI KARAKTERISTIK ENDAPAN PANTAI DAN ENDAPAN LAUT DANGKAL PANTAI BINUANGEUN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN MALINGPING, KABUPATEN LEBAK, PROVINSI BANTEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah penelitian terletak pada koordinat 105.9060 E – 106.0260 E / 6.852860 S – 6.812390 S, Wilayah pesisir Binuangeun secara geografi terletak dibagian Selatan Pulau Jawa Bagian Barat menghadap ke Samudera Hindia, dan secara administratif merupakan bagian dari wilayah Propinsi Banten Ada kenampakan morfologi yang menarik di daerah ini, yaitu keberadaan unit morfologi pematang pantai (beach ridges) dengan sejajar garis pantai di sepanjang pantai Binuangen. Dalam melakukan klasifikasi lingkungan pengendapan klastik di wilayah pesisir berdasarkan proses, Boyd dkk. (1992). Dari hasil sampel endapan pantai dan endapan laut dangkal (sedimen permukaan) di peroleh dengan analisis granulometri ditemukan ukuran yang bervariasi dengan nilai 2 ф – 3 ф (fine sand – medium sand). Pada kandungan foraminifera terdapat Alveoolina fiosculina (Loeblich dan Tappan), Amphistegina lessoni (d’Orbigny), Quenloculina sp. Berdasarkan loss on ignition (LOI) kandungan karbonat pada dataran pantai memiliki presentase 9 % dan kandungan karbon pada bagian pasang maksimum pantai 1.5 %. Sedangkan kandungan mineralogi terdapat mineral kuarsa, amfibol, magnetit, dan ilmenit.

Kata Kunci : Granulometri, foraminifera, LOI, mineralogi, perairan Binuangeun.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research area located at coordinates E 105.9060 - 106.0260 E / S 6.852860 - 6.812390 S. Binuangeun coastal areas are geographically located in the south western part of Java Island overlooking the Indian Ocean, and administratively part of the province of Banten, There morphological appearance of interest in this area, namely the existence of morphological units bund beach (beach ridges) with a pattern parallel to the coastline along the coast Binuangen. Within the classification of clastic depositional environment in coastal areas based process, Boyd et al. (1992). From the results of sediment samples coastal and shallow marine sediment (sediment surface) obtained by granulometri analysis found that size varies with the value of 2 ф - 3 ф (fine sand - sand medium). On the content contained foraminifera Alveolina fiosculina (Loeblich dan Tappan), Amphistegina lessoni (d’Orbigny), Quenloculina sp. Based on the loss on ignition (LOI) on the carbonate content of the coastal plain has a percentage of 9% and the carbon content at the maximum tide the beach is 1.5%. While there mineralogical content of mineral quartz, amphibole, magnetite, and ilmenite.

Keywords : Granulometri, foraminifera, LOI, mineralogy, and Binuangeun waters
Kata kunciGranulometri, foraminifera, LOI, mineralogi, perairan Binuangeun.
Pembimbing 1Dr.Rachmad Setijadi, S.Si.,M.Si.
Pembimbing 2 Dr.Eko Yulianto
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman31
Tgl. Entri2016-11-08 03:40:16.282042
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.