Artikel Ilmiah : H1G012009 a.n. RIZQI FIRMANSYAH
| NIM | H1G012009 |
|---|---|
| Namamhs | RIZQI FIRMANSYAH |
| Judul Artikel | BIOREMEDIASI HIDROKARBON MINYAK BUMI MENGGUNAKAN KONSORSIUM BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK DARI SAMUDERA HINDIA, SEGARA ANAKAN CILACAP, SELAT KARIMATA DAN SELAT LOMBOK |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pencemaran hidrokarbon minyak bumi sering terjadi di Indonesia akibat tingginya aktivitas transportasi laut dan pertambangan minyak, sehingga sangat beresiko terjadi pencemaran minyak bumi. Permasalahan tersebut diperlukan upaya untuk menaggulangi dengan metode yang ramah lingkungan berupa bioremediasi menggunakan konsorsium bakteri hidrokarbonoklastik untuk mendegradasi hidrokarbon minyak bumi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor pendukung dan kemampuan konsorsium bakteri hidrokarbonoklastik dalam menurunkan hidrokarbon minyak bumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan split plot design. Teknik bioremediasi yang diujikan yaitu konsorsium menggunakan gabungan isolat bakteri yang bersifat hidrokarbonoklastik berasal dari perairan Samudera Hindia, Segara Anakan Cilacap, Selat Karimata dan Selat Lombok. Perlakuan dilakukan 2 kali pengulangan, kemudian parameter diukur hari ke 0, 2, 7, 14 dan 28. Adapun prosedur penelitian yaitu : preparasi bakteri, uji biodegradasi dan pengukuran parameter (total hidrokarbon minyak bumi, total sel bakteri, suhu, pH dan oksigen terlarut). Berdasarkan hasil dan pembahasan faktor pendukung berpengaruh erat terhadap penurunan total hidrokarbon minyak bumi dengan nilai : total sel bakteri (-0,966), DO (0,949), pH (0,941) dan temperatur (-0,897). Kemampuan konsorsium bakteri hidrokarbonoklastik yang paling efektif dalam menurunkan total hidrokarbon minyak bumi secara berurutan yaitu 52% (Samudera Hindia), 41% (Segara Anakan), 34% (Selat Karimata), 39% (Selat Lombok) dan 0% (Kontrol). Kata Kunci : Bioremediasi, hidrokarbon, konsorsium, bakteri hidrokarbonoklastik. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia have big risk of petroleum hydrocarbon pollution in marine environment cause the highly of marine transportation and oil mining which has led to the need to clean up spilled petroleum using eco-friendly methods. Bioremediation is a promising approach for treating such contaminated environments using consortium bacterial hydrocarbonoclastic to degradation petroleum hydrocarbon. This study aims to determine the influence of the supporting factors and the ability of bacteria consortium hydrocarbonoclastic in reducing petroleum hydrocarbons. The method used in this study is an experimental method with a split plot design. Bioremediation techniques are consortium using a combination 5 isolates bacterial hydrocarbonoclastic that are derived from the Indian Ocean, Segara Anakan Cilacap Ocean, Karimata Strait, Lombok Strait and Control (without bacterial). The treatment was done two repetitions, then the measured parameter in days : 0, 2, 7, 14 and 28 days. The study procedures are preparation of bacteria, biodegradation experimental and measurement parameter (total petroleum hydrocarbons, total bacterial cells, temperature, pH and dissolved oxygen ). Based on the results and discussion of the factors supporting strong influence to the decrease of total petroleum hydrocarbons with values : total bacterial cells (-0.966), DO (0.949), pH (0.941) and temperature (-0.897). The ability of bacteria consortium hydrocarbonoclastic most effective in decrease total petroleum hydrocarbons that is 52% (the Indian Ocean), 41% (Segara Anakan Cilacap Ocean), 34% (Strait Karimata), 39% (Lombok Strait) and 0% (Control). Keywords : bioremediation, hydrocarbon, consortium, bacterial hydrocarbonoclastic. |
| Kata kunci | Bioremediasi, hidrokarbon, konsorsium, bakteri hidrokarbonoklastik. |
| Pembimbing 1 | Drs. H. Asrul Sahri Siregar, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 60 |
| Tgl. Entri | 2016-11-07 19:20:06.221767 |