Artikel Ilmiah : E1A112054 a.n. ROFIK BUDIANTORO
| NIM | E1A112054 |
|---|---|
| Namamhs | ROFIK BUDIANTORO |
| Judul Artikel | PERANAN INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION TERKAIT PERLINDUNGAN BAGI PENCARI SUAKA DARI NEGARA KONFLIK (Studi Tentang Konflik di Negara Suriah Tahun 2015) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Setiap Negara yang terjadi konflik memungkinkan timbulnya korban jiwa yang tidak sedikit, dan para korban khususnya warga negaranya banyak mengungsi ke negara lain. Konflik yang terjadi Suriah yang menimbulkan banyak kekacauan dihampir semua wilayahnya dan menimbulkan trauma tersendiri bagi para warga negara oleh karena itu mereka mengungsi ke negara lain. International Organization for Migration (IOM) merupakan sebuah organisasi internasional antarpemerintah dalam hal ini dituntut untuk berperan guna melindungi pengungsi atau pencari suaka Suriah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi International Organization for Migration sebagai subjek hukum internasional dan peranan mereka dalam melindungi pencari suaka dari negara konflik khususnya konflik di Suriah. Penelitian ini menggunkan pendekatan yuridis normatif dengan pengumpulan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi IOM sebagai subjek hukum internasional dapat dilihat dari pengakuan PBB bahwa IOM merupakan organisasi internasional yang bernaung di bawahnya sejak tahun 1951 dan IOM memiliki sebuah konstitusi sebagai indikasi bahwa IOM masih eksis pada saat ini. Peranan IOM terhadap pengungsi atau pencari suaka Suriah berupa pemberian bantuan kesehatan, transportasi ke negara tujuan, dan rehabilitasi mental, kemudian dalam melakukan tindakannya berdasar pada Pasal 3, dan Pasal 33 ayat (1) Konvensi Pengungsi 1951. Terkait pemberian fasilitas bagi pengungsi atau pencari suaka sebaiknya IOM melakukan kesepakatan bersama antara organisasi internasional lainnya yang mengurusi masalah pengungsi atau pencari suaka agar tidak terdapat tumpang tindih dalam pelaksanaannya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | In each conflict State raise the emergence of casualties is not small, and the victims in particular many citizens fled to another State. Syrian conflicts that cause a lot of chaos in almost all of its own territory and traumatizing for citizens therefore they fled to another State. International Organization for Migration (IOM) is an intergovernmental international organization in this case are required to play a role to protect refugees or asylum seekers Syrian. The purpose of this study was to determine the existence of the International Organization for Migration as a subject of international law and its role in protecting asylum seekers from conflict States, especially the conflict in Syria. This study using the normative juridical approach.to the collection of secondary data. The results showed that the existence of IOM is as a subject of international law this can be seen from UN recognition that IOM is an international organization under its aegis since 1951 and IOM has a constitution as indicated that the IOM still exist at this time. The roles of IOM to refugees or asylum seekers Syria are for the provision of medical assistance, transportation to the destination country, and mental rehabilitation, then in performing actions based on Article 3 and Article 33 paragraph (1) the 1951 Refugee Convention. Related facilitation of refugee or asylum seeker should do a joint agreement between the IOM and the other international organizations that suitable with the problem of refugees or asylum-seekers so that there is no overlapping its implementation. |
| Kata kunci | hukum internasional, suaka, pengungsi |
| Pembimbing 1 | Dr. Noer Indriati, S.H.,M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. H. Isplancius, S.H.,M.Hum. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2016-11-04 15:53:52.423238 |