Artikel Ilmiah : E1A012228 a.n. WULAN YOKA ANDINI

Kembali Update Delete

NIME1A012228
NamamhsWULAN YOKA ANDINI
Judul ArtikelPENYALAHGUNAAN KEKEBALAN DAN HAK ISTIMEWA DIPLOMATIK OLEH ANGGOTA KELUARGA DIPLOMATIK MENURUT KONVENSI WINA 1961 (Studi Tentang Kasus Penyalahgunaan Kekebalan Diplomatik oleh Anggota Keluarga Duta Besar Brazil di Amerika Serikat Tahun 1982)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kekebalan dan keistimewaan diplomatik diberikan dengan tujuan untuk mempermudah pelaksanaan tugas perwakilan diplomatik. Pemberian kekebalan dan keistimewaan telah diatur dalam Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Pada Pasal 37 Konvensi Wina 1961 menyatakan bahwa anggota-anggota keluarga dari seorang pejabat diplomatik juga menikmati kekebalan dan keistimewaan tersebut, namun dewasa ini kerap terjadi penyalahgunaan kekebalan dan keistimewaan diplomatik yang dilakukan oleh anggota keluarga perwakilan diplomatik. Pada 29 November 1982, Antonio F. Azeredo da Silveira Jr, seorang anak dari Duta Besar Brazil untuk Amerika Serikat melakukan tindak pidana, da silveira terlibat dalam penembakan terhadap seorang pegawai bar di Washington DC, Amerika Serikat yang mengakibatkan anak tersebut beserta Duta Besar Brazil di-recall dari Amerika Serikat untuk kembali ke Brazil.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peraturan kekebalan dan keistimewaan bagi anggota keluarga perwakilan diplomatik menurut Konvensi Wina 1961 dan untuk mengetahui penyelesaian kasus penyalahgunaan kekebalan diplomatik yang dilakukan oleh anak dari Duta Besar Brazil untuk Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan yang bersifat deskriptif analitis, sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan sumber data primer sebagai data pendukung dengan metode wawancara, diuraikan dalam bentuk teks naratif secara sistematis, dan metode analisis data normatif kualitatif.
Kekebalan dan keistimewaan diplomatik untuk anggota keluarga perwakilan diplomatik diatur dalam Pasal 37 Konvensi Wina 1961. Konvensi Wina 1961 tidak mengatur secara khusus tentang anggota keluarga yang dapat menikmati kekebalan dan hak istimewa diplomatik sehingga ketentuan lebih lanjut diatur berdasarkan pada kesepakatan antara negara pengirim dan negara penerima melalui perjanjian bilateral. Berdasarkan Pasal 37 Konvensi Wina 1961, Antonio F. Azeredo da Silveira Jr. yang merupakan anak dari Duta Besar Brazil menikmati kekebalan atas jurisdiksi pidana di negara penerima yang artinya bahwa ia tidak dapat ditahan di negara penerima. Penyalahgunaan kekebalan yang dilakukan oleh Antonio F. Azeredo da Silveira Jr. mengakibatkan ia dan ayahnya sebagai Duta Besar Brazil di-recall dari Amerika Serikat untuk kembali ke Brazil.
Abtrak (Bhs. Inggris)Diplomatic immunities and privileges are granted in order to facilitate the implementation of the functions of diplomatic missions. Immunity and privileges have been codified in the Vienna Convention On Diplomatic Relations 1961. Article 37 of the Vienna Convention On Diplomatic Relations 1961 defines that the members of family of a diplomatic agent enjoy the immunities and privileges, however there is still happen an abuse of diplomatic immunity and privileges which is conducted by the members of family of a diplomatic agent. In November 29th1982, Antonio F. Azeredo da Silveira Jr, son of Brazil’s Ambassador to the United States committed a crime, da silveira was involved in the shooting to a bar employee in Washington DC, United States causing a recall to the son and Brazil’s Ambassador from United States to return to Brazil.
The aims of this research are to ascertain the rules regarding immunities and privileges for the members of family of a diplomatic agent according to the Vienna Convention 1961 and to ascertain the settlement of abuse of diplomatic immunity and privileges case committed by the son of Brazil’s Ambassador to the United States. This research uses juridical normative method with legislation approach which is descriptive analysis, sources data uses sources of secondary data with methods of data collection study in literature and sources of primary data as additional data, outlined in the form systematically narative text, analysis methods normative qualitative data.
Diplomatic immunities and privileges for the members of family of a diplomatic agent regulated in Article 37 of the Vienna Convention On Diplomatic Relations 1961. Vienna Convention 1961 does not specifically regulate about the members of family who can enjoy diplomatic immunities and privileges so the further regulations based on agreements between sending State and receiving State through bilateral agreement. Under Article 37 of the Vienna Convention 1961, Antonio F. Azeredo da Silveira Jr which is the son of Brazil’s Ambassador enjoy immunity from criminal jurisdiction in receiving State which means he could not be arrested in the receiving State. Abuse of diplomatic immunity which was conducted by Antonio F. Azeredo da Silveira Jr. causing recall for him and his father as Brazil’s Ambassador from United States to return to Brazil.
Kata kunciPenyalahgunaan Kekebalan Diplomatik, Antonio F. Azeredo da Silveira Jr
Pembimbing 1Dr. H. Isplancius Ismail, S.H., M.Hum
Pembimbing 2Wismaningsih, S.H.,M.H.
Pembimbing 3Lynda Asiana, S.H.,M.H.
Tahun2016
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2016-11-04 07:03:04.07522
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.