Artikel Ilmiah : H1A012016 a.n. WAHYU DARA NITA SARI

Kembali Update Delete

NIMH1A012016
NamamhsWAHYU DARA NITA SARI
Judul ArtikelSINTENSIS KARBOKSIMETIL KITOSAN DAN APLIKASINYA SEBAGAI PENGAWET SOSIS DAGING SAPI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Salah satu penerapan kitosan yang dibutuhkan saat ini adalah sebagai
pengawet makanan. Hal ini dikarenakan kitosan memiliki gugus aktif yang
mampu menghambat pertumbuhan mikroba. Namun kitosan memiliki
kecenderungan hanya larut dalam asam-asam organik lemah. Upaya
meningkatkan kelarutan dan kemampuan kitosan dalam menghambat
pertumbuhan mikroba dapat dilakukan dengan melakukan derivatisasi
kitosan. Salah satu derivat kitosan adalah karboksimetil kitosan. Sosis
merupakan makanan olahan berbahan baku daging sehngga rentan
ditumbuhi mikroba dalam penyimpanannya. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui karakteristik kitosan dan karboksimetil kitosan, dan
mengetahui kualitas sosis berbahan pengawet karboksimetil kitosan yang
meliputi kadar air, kadar abu, pH, nilai Total Plate Count dan nilai
organoleptik. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu sintesis
karboksimetil kitosan, karakterisasi hasil sintesis, aplikasi penambahan
karboksimetil kitosan sebagai bahan pengawet sosis dan uji kualitas sosis.
Hasil penelitian menunjukkan proses eterifikasi
kitosan dengan asam monokloroasetat menghasilkan karboksimetil
kitosan yang dibuktikan pada spektrum IR yaitu pada
bilangan gelombang 3425 cm-1 melebarnya serapan dari vibrasi ulur gugus
-OH yang tumpang tindih dengan serapan vibrasi ulur –NH serta pelebaran
gugus C=O pada bilangan gelombang 1589 cm-1 dan vibrasi ulur C-O pada
bilangan gelombang 1000-3000 cm-1. Hasil ujikualitas sosis yang meliputi kadar air, kadar abu, pH, nilai Total Plate Count dan nilai organoleptik menunjukkan sosis yang disimpan mampu bertahan sampai masa simpan dua hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)One application of chitosan that is needed today is as
food preservative. This is because chitosan has an active group
able to inhibit microbial growth. However, chitosan has
the trend is only soluble in weak organic acids. Effort
increase the solubility and the ability of chitosan in inhibiting
microbial growth can be conducted by derivatization
chitosan. One of the chitosan derivative is carboxymethyl chitosan. Sausage
a processed food made from raw meat so vulnerable
overgrown microbes in storage. The purpose of this study is
to know the characteristics of chitosan and carboxymethyl chitosan, and
know the quality of the sausages made from preservative carboxymethyl chitosan
include moisture content, ash content, pH, Total Plate Count value and value
organoleptic. This research was conducted in several stages, namely synthesis
carboxymethyl chitosan, characterizing the results of the synthesis, application additions
carboxymethyl chitosan as a preservative sausages and sausage quality test.
The results showed the process of etherification
chitosan with acid to produce carboxymethyl monokloroasetat
Chitosan proved in the IR spectrum that is on
wave number of 3425 cm-1 absorption of stretching vibration widening group
OH overlapping with -NH stretching vibration absorption and widening
group C = O at wave number 1589 cm-1 and C-O stretching vibration at
wave number 1000-3000 cm-1. Results ujikualitas sausage which includes moisture content, ash content, pH, Total Plate Count value and organoleptic value indicates sausage saved
shelf life can last up to two days.
Kata kuncikarboksimetil kitosan, sosis, total plate count , uji organoleptik
Pembimbing 1Mardiyah Kurniasih, S.Si., M.Sc.
Pembimbing 2Purwati, S.Si., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman103
Tgl. Entri2016-11-03 19:56:39.749368
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.