Artikel Ilmiah : G1B012071 a.n. ADHIKA PARAMASATYA

Kembali Update Delete

NIMG1B012071
NamamhsADHIKA PARAMASATYA
Judul ArtikelEfektivitas Pelatihan Pembuatan Media Film Animasi Anemia Ibu Hamil terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan pada Penyuluh Kesehatan di Kabupaten Banyumas.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Anemia ibu hamil dapat mengakibatkan infeksi dan perdarahan, yang merupakan faktor utama kematian ibu bersalin. Untuk itu Kabupaten Banyumas melakukan penyuluhan anemia ibu hamil menggunakan leaflet, namun hal tersebut tidak efektif. Di sisi lain, film animasi lebih interaktif dan konsisten. Guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh kesehatan maka perlu diberikan pelatihan pembuatan media film animasi anemia ibu hamil. Desain penelitian quasy experimental with time series design. Populasi 58 orang penyuluh kesehatan di Kabupaten Banyumas dengan purposive sampling sehingga sampel 33 orang. Pengumpulan data menggunakan angket untuk pengetahuan dan observasi checklist untuk keterampilan. Uji normalitas data menggunakan Saphiro Wilk dan uji beda menggunakan Wilcoxon. Ada perbedaan pengetahuan dan keterampilan pada pretest dan posttest I. Hal tersebut sesuai dengan teori yaitu dalam pelatihan terdapat tahap edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang diinginkan. Tidak ada perbedaan pada posttest I dengan posttest II. Hal tersebut terjadi karena metode pelatihan yang lebih mengedepankan praktik membuat materi yang diberikan dapat terekam kuat pada diri responden dan tersimpan dalam memori jangka panjang responden.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pregnant suffers anemia can lead to infection and bleeding, which is a major factor in maternal mortality. For that, Banyumas give education about pregnant suffers anemia using leaflets, but it is not effective. On the other hand, animated films can be more interactive and consistent than leaflet. To increase the knowledge and skills of health promoter, they should be given training on making animated films about pregnant suffers anemia. The design study is quasy experimental with time series design. The population is 58 health promoter in Banyumas with purposive sampling, so that the sample is 33 people. Collecting data using questionnaires for knowledge and observation with checklist for skills. For analyze the data’s normality its use Shapiro Wilk and to see the data’s difference its use Wilcoxon. There was a difference of knowledge and skills at pretest and posttest I. This is consistent with the theory that the training can increase knowledge and skill. There is no difference at posttest I with posttest II. This could happens because the method of the training that emphasizes the practice of making a given material can be recorded on the respondents strong and stored in long term memory of respondents.
Kata kunciPelatihan, Pengetahuan, Keterampilan, Penyuluh Kesehatan.
Pembimbing 1Siti Masfiah, SKM, M.Kes., MA.
Pembimbing 2Elviera Gamelia, SKM, M.Kes.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2016-11-01 20:40:06.630844
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.