Artikel Ilmiah : E1A010238 a.n. INDAH PUTRI DWI PURBONEGARI
| NIM | E1A010238 |
|---|---|
| Namamhs | INDAH PUTRI DWI PURBONEGARI |
| Judul Artikel | PENERAPAN SANKSI PIDANA KEPADA PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK (Studi di Kota Purwokerto) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul: “PENERAPAN SANKSI PIDANA KEPADA PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP ANAK (Studi di Wilayah Purwokerto).” Tindak pidana penganiayaan merupakan tindak pidana yang sering terjadi dimasyarakat, baik yang telah di proses di peradilan maupun yang tidak. Korban penganiayaan seringkali adalah orang orang yang dianggap lemah secara fisik yaitu anak. Tingginya anak sebagai korban penganiayaan di Indonesia makin mengkhawatirkan. Sanksi pidana yang tidak memberikan efek jera kerap dipersalahkan akan tingginya kasus penganiayaan di Indonesia. Kasus-kasus penganiayaan anak di Pengadilan Negeri Purwokerto dalam kurun waktu 2014 sampai 2015 tercatat ada 4 (empat) kasus penganiayaan dengan korban anak. Pidana yang diberikan terhadap keempat kasus tersebut tidak ada yang melebihi 1 tahun penjara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hakim dalam menerapkan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak dan sejauh mana sanksi pidana tersebut dapat memberikan efek jera baik kepada pelaku sebagai pihak yang menjalankan sanksi pidana tersebut, juga kepada masyarakat. Metode yang digunakan guna tercapainya tujuan tersebut adalah yuridis sosiologis, dimana sumber data utamanya merupakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam menerapkan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana tidak hanya didasarkan kepada ancaman pidananya, melainkan juga didasarkan pada faktor-faktor yang ada pada diri pelaku maupun diri korban yang nantinya akan dijadikan bahan pertimbangan sehingga tercipta keputusan yang seadil-adilnya. Sanksi pidana yang diberikan ditujukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku yang menjalani pidana, serta sebagai bentuk pencegahan supaya pelaku tidak mengulangi hal serupa. Sanksi tersebut juga ditujukan untuk pencegahan bagi masyarakat supaya tidak melakukan tindak pidana tersebut, namun sayangnya efektifitas dari sanksi pidana tersebut tidak tercapai dengan baik karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai ancaman pidana terhadap tindak pidana penganiayaan dimana fungsinya untuk menakut-nakuti menjadi tidak terwujud. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research title is:“CRIMINAL SANCTION APPLICATION TO CHILD ABUSE CRIMINAL PERPETRATOR” (Purwokerto Area Study). Abuse criminal act is a criminal act that often happened in community, either has been proceed in court or not. Abuse victims are usually someone who considered physically weak such as children.Children as abuse victim rate is quite high in Indonesia that alarming. Criminal sanction considered not provide a deterrent effect enough since the abuse case is increasing in Indonesia. Abuse case that recorded in Purwokerto District Court during 2014 to 2015 was 4 (four) cases as the children became the victims. Criminal sanction given to whose 4 cases are not more than one year prison. This research purposes are to know how the Judges applied the criminal sanction to the child abuse perpetrator and how far those criminal sanctions creates a deterrent effect to the perpetrator as the convict as well as the community.The method used to fulfill the purposes is socio-juridical where the main data source is an interview. The research result shows that Judges criminal sanction application to the perpetrator not only to its criminal threats, but as well as the factors inside the perpetrator and victims which will be a consideration to create the fairest decision. Criminal sanction applied to give a deterrent effect to the perpetrator as a convict, as well as preventive act so the same case will not happen again. The sanction also provide as a prevention to community to not do the same criminal act, but unfortunately the effectivity of those criminal sanction not bring the desirable outcome due to lack of knowledge in community regarding the child abuse criminal threats true function of threatening. |
| Kata kunci | Tindak Pidana Penganiayaan, Perlindungan Anak, Efek Jera. |
| Pembimbing 1 | Hj. Ruby Hadiarti Johny, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dwi Hapsari Retna Ningrum, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2016-11-01 01:56:02.726157 |