Artikel Ilmiah : E1A011196 a.n. KINANTI SUCI AMANDA

Kembali Update Delete

NIME1A011196
NamamhsKINANTI SUCI AMANDA
Judul ArtikelTINDAK PIDANA PENGANIAYAAN
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Hakim Pada Pengadilan Negeri Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana penganiayaan, dan mengetahui penjatuhan jenis pidana pada tindak pidana penganiayaan dalam putusan hakim di Pengadilan Negeri Purwokerto.
Berdasarkan pembahasan terhadap hasil penelitian maka dapat disimpulkan penerapan unsur-unsur tindak pidana penganiayaan di Pengadilan Negri Purwokerto, Majelis Hakim telah sesuai dalam menerapkan unsur-unsur tindak pidana yang dirumuskan pasal 351 KUHP yang unsurnya: barang siapa, dengan sengaja melakukan penganiayaan yang direncanakan, dan menyebabkan orang lain luka. Majelis Hakim memperoleh keyakinan bahwa para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan beralah melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Putusan hakim dalam melindungi hak-hak korban tindak pidana penganiayaan yang ada dalam putusan Nomor 109/Pid.B/2013/PN.Pwt Nomor: 121/Pid.B/2013/PN.Pwt,, Nomor 145/Pid.B/2014/PN.Pwt, dan putusan nomor 97/Pid.B/2015/PN.Pwt. yaitu berupa pidana penjara yang beragam antara 2 bulan sampai 15 bulan.
Penulis menilai bahwa putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Purwokerto dalam putusan Nomor 109/Pid.B/2013/PN.Pwt, Nomor:121/Pid.B/2013/PN.Pwt, Nomor 145/Pid.B/2014/PN.Pwt, dan putusan nomor 97/Pid.B/2015/PN.Pwt. yaitu berupa pidana penjara antara 2 bulan 15 bulan adalah sudah tepat. Hal ini dapat dilihat karena Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan sudah melaui pertimbangan secara sosiologis dan yuridis, kemudian Terdakwa juga telah mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya sehingga mempermudah hakim dalam menjatuhkan putusan.

Kata Kunci : tindak pidana, penganiayaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

This research aimed to determine the application of the elements of criminal acts of persecution, and to determine the types of sentences in criminal acts of persecution in the verdict at district court Purwokerto.
Based on the discussion on the research result, it can be concluded that the application of the elements of criminal acts of persecution at District Court Purwokerto, the Judges have been appropriate in implementing the elements of criminal acts pursuant to Article 351 Criminal Code containing: whoever, with deliberate persecution planned, and cause others injured. The judges gain confidence that the defendant has been proven legally and convincingly guilty of committing a criminal offense as charged by the Public Prosecutor.
The verdict of judges in protecting the rights of victims of criminal acts of persecution existed in the verdict No: 109/Pid.B/2013/PN.Pwt, No: 121/Pid.B/2013/PN.Pwt, No: 145/Pid.B/2014/PN.Pwt, and verdict No: 97/Pid.B/2015/PN.Pwt. that was imprisonment varying between 2 months to 15 months.
The researcher considered that the verdict handed down by the judges at District Court Purwokerto in the verdict No: 109/Pid.B/2013/PN.Pwt, No: 121/Pid.B/2013/PN.Pwt, No: 145/Pid.B/2014/PN.Pwt, and the verdict No: 97/Pid.B/2015/PN.Pwt. that was imprisonment varying between 2 months to 15 months was appropriate. It can be seen because the defendant admitted and regretted his/her guilt, making it easier for the judges to make verdict.

Keywords: criminal act, persecution.
Kata kuncitindak pidana, penganiayaan
Pembimbing 1Dr. H. Kuat Puji Prayitno,S.H.,M.Hum
Pembimbing 2Dr. Budiyono,S.H.,M.Hum
Pembimbing 3Dr.Noor Aziz Said, S.H., M.S.
Tahun2011
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2016-10-25 23:41:23.794049
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.