Artikel Ilmiah : H1D012015 a.n. TEGUH JATI PRIYONO

Kembali Update Delete

NIMH1D012015
NamamhsTEGUH JATI PRIYONO
Judul ArtikelSTUDI ANALISIS STRUKTUR BAMBU PADA PORTAL BANGUNAN 3D
(Studi Kasus: RM Gubug Makan Mang Engking, Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bambu merupakan salah satu material konstruksi yang telah lazim digunakan pada bangunan-bangunan tradisional di beberapa wilayah indonesia, baik digunakan sebagai elemen kolom, balok, kuda-kuda atau elemen struktural lainnya. Saat ini penerapan bambu sebagai material konstruksi mengalami perluasan menuju segmen bangunan dengan nilai arsitektur menarik yang banyak digunakan sebagai rumah makan, cafe, sanggar budaya, serta tempat rekreasi. Namun optimalisasi dari penerapan tersebut masih sulit diukur mengingat tidak adanya standar acuan baku serta petunjuk perancangan yang mendetail. Penelitian ini melakukan studi analisis struktur bambu dengan mengambil studi kasus pada RM Gubug Makan Mang Engking, Purwokerto. Analisis menggunakan acuan SK SNI 03-2000 (beta version), SNI 7973-2013 dan nomogram pada SNI 03-1729-2002. Perhitungan gaya-gaya dalam dan kontrol numeris rasio dilakukan menggunakan software SAP2000 v.14. Dari hasil analisis manual diperoleh rasio kekuatan maksimum elemen kolom sebesar 0,217, elemen balok 0,7196 elemen kuda-kuda batang tarik 0,0224, batang tekan 0,0171 dan defleksi senilai 6,248 mm. Hasil analisis juga memberikan rekomendasi dengan optimalisasi rata-rata di tiap portal melintang 1 sampai 4 berturut turut sebesar 73,85%, 63,31%, 61,21%, dan 71,36%. Sedangkan pada balok memanjang P-05 dan P-06 didapat rata-rata optimalisasi sebesar 53,19% dan 49,22%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Bamboo is one of the construction materials which has commonly used on indonesian traditional buildings in some territories, whether it used as a column, beam, roof truss or any other structural elements. Nowadays, the application of bamboo has blow to another construction side which more concern about the architecture value such as a restaurant, cafe, cultural center, and recreation place. But the optimum value of that application still difficult to be measured because of the lack in standard reference and designing guidance mark. This research did an analysis of bamboo structure by taking RM Gubug Makan Mang Engking, Purwokerto as the study case. The analysis used SK SNI 03-2000 (beta version), SNI 7973-2013 and SNI 03-1729-2002 nomogram. The internal force and numeric ratio control assisted by SAP2000 v.14 software. From the manual analysis result, the maximum strength ratio on column is 0,217, beam 0,7198, roof truss tension element 0,0224, compression element 0,0171 and deflection value 6,248 mm. The average number of optimization percentage for each frame from the 1 to the 4 frame is 73,85%, 63,31%, 61,21%, and 71,36%, while the average percentage on P-05 and P-06 get 53,19% and 49,22% of optimization.
Kata kunciAnalisis struktur bambu, rasio kekuatan, optimalisasi.
Pembimbing 1Nor Intang Setyo H
Pembimbing 2Nanang Gunawan W
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman63
Tgl. Entri2016-10-25 06:20:55.233658
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.