Artikel Ilmiah : H1K010040 a.n. GELAR GHYATS GUMILAR

Kembali Update Delete

NIMH1K010040
NamamhsGELAR GHYATS GUMILAR
Judul ArtikelAnalisis Pasang Surut Terhadap Zonasi Mangrove di Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ekosistem mangrove merupakan ekosistem perubahan antara darat dan laut yang memiliki karakteristik yang unik dan spesifik. Ekosistem mangrove merupakan ekosistem pasang surut di wilayah pesisir, pantai, dan pulau-pulau kecil. Komposisi dan distribusi jenis mangrove di area genangan yang berbeda dipengaruhi oleh periode pasang surut dan frekuensi penggenangan air pasang. Perbedaan lama penggenangan dan tingkat kedalaman air merupakan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove. Penelitian ini bertujuan menduga waktu penggenangan air; mengetahui keadaan zonasi mangrove; dan mengetahui gambaran pasang surut dan dominansi mangrove di Segara Anakan bagian barat, Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2015 dan selesai pada September 2015. Penelitian ini menggunakan metode stratified sampling dengan sembilan stasiun. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan metode admiralty untuk analisis kepadatan bakau dengan ketinggian air. Kedalaman air dan waktu genangan didapatkan dari hasil pengukuran lapangan dan dibandingkan dengan NaoTide. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Segara Anakan bagian barat dengan kategori sering tergenang, dan didominasi oleh mangrove Sonneratia caseolaris, Avicennia marina, Agiceras corniculatum, Rhizopora apiculate dan Rhizopora mucronata
Abtrak (Bhs. Inggris)Mangrove ecosystem is an interference ecosystem between land and sea which has unique and spesific characteristic. Mangrove ecosystem is a tidal ecosystem in coastal areas, beach, and small islands. The composition and distribution of mangrove species in inundation differences area are influenced by tide periods and frequency of sea tide inundation. The differences of inundation period and water depth give impact for mangrove growth. This research aimed to know the inundation time, to know the mangrove zonationing, and analysed the relationship between tide and mangrove zonationing in western part of Segara Anakan, Cilacap, Central Java. This study is conducted in August 2015 - September 2015. This research used stratified sampling with nine stations. The procedure method used survey and admiralty method to analyse mangrove density with water level. The water level and time of inundation is used by field data and compared to NaoTide. The results showed that western part of Segara Anakan had the categorized frequently inundation and was dominated by mangrove Sonneratia caseolaris, Avicennia marina, Agiceras corniculatum, Rhizopora apiculate dan Rhizopora mucronata.
Kata kunciMangrove, Western of Segara Anakan, Tide, Inundation
Pembimbing 1Tri Nur Cahyo ST.,M.Si
Pembimbing 2Dr. Endang Hilmi S.Hut.,M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2016-10-21 11:32:40.260455
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.