| NIM | B1J012117 |
| Namamhs | NADIA DESTARANTI |
| Judul Artikel | STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI TUMBUHAN BAWAH TEGAKAN PINUS (Pinus merkusii) PADA KETINGGIAN YANG BERBEDA DI KPH BANYUMAS TIMUR
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Salah satu faktor yang mempengaruhi struktur dan komposisi vegetasi tumbuhan bawah yaitu ketinggian tempat dari permukaan air laut. Peningkatan ketinggian akan mempengaruhi faktor-faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, intensitas cahaya serta pH tanah. Penelitian ini telah dilakukan pada tegakan Pinus (Pinus merkusii) di RPH Kalirajut dan RPH Baturraden yang termasuk dalam KPH Banyumas Timur. Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: 1) Mengetahui struktur dan komposisi tumbuhan bawah tegakan pinus pada ketinggian yang berbeda, dan 2) Mengetahui kesamaan jenis tumbuhan bawah tegakan pinus pada ketinggian yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan petak kuadrat sebanyak 30 petak berukuran 2 m x 2 m yang dibuat di 10 subtransek sepanjang transek utama. Faktor lingkungan yang diukur adalah ketinggian tempat, suhu, intensitas cahaya serta pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dan komposisi vegetasi tumbuhan bawah di RPH Kalirajut didapatkan 32 jenis yang terdiri dari 17 famili, dengan indeks nilai penting tertinggi dimiliki oleh Ottochloa nodosa, Oplismenus compositus, dan Eleusine indica, sedangkan di RPH Baturraden didapatkan 19 jenis yang terdiri dari 11 famili, dengan indeks nilai penting tertinggi dimiliki oleh Wedelia trilobata, Paspalum conjugatum, dan Clidemia hirta. Hal ini menunjukkan bahwa keragaman jenis pada RPH Kalirajut (dataran rendah) memiliki lebih banyak jenis tumbuhan bawah dibandingkan dengan RPH Baturraden (dataran tinggi). Kesamaan jenis pada kedua lokasi tergolong berbeda yaitu dengan nilai sebesar 30,85%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | One of the factors that affect the structure and composition of the vegetation below that altitude from sea level. Increase in altitude will affect other environmental factors such as temperature, humidity, light intensity and soil pH. An undergrowth vegetation analysis has been conducted to pinewoods (Pinus merkusii) in Kalirajut and Baturraden Forest Management Resort (RPH Kalirajut and RPH Baturraden) which both are included to East Banyumas Forest Management Unit (KPH Banyumas Timur). The purposes of this research are: 1) to find out the structure and composition of undergrowth of pinewoods on the different altitude, and 2) to figure out the similarities of undergrowth of the pinewoods on the different altitude. The method of the research is quadrat sampling technique, using 30 units of 2 m x 2 m quadrats which are divided to 10 sub-transects along the main transect. Environmental factors measured are elevation, temperature, light intensity, and soil pH. The result of this research shows that the structure and composition of undergrowth vegetation in RPH Kalirajut comprise 32 species which are included into 20 family dominated by Ottochloa nodosa, Oplismenus compositus, and Cynodon dactylon. Meanwhile, the structure and composition of undergrowth vegetation in RPH Baturraden consist of 19 species included into 20 family which are dominated by Wedelia trilobata, Paspalum conjugatum, and Clidemia hirta. This indicates that the diversity of the RPH Kalirajut (lowlands) have more kinds of lower plants compared to RPH Baturraden (plateau). The similarity of the two relatively different locations with a value of 30.85% . |
| Kata kunci | hutan pinus, tumbuhan bawah, ketinggian tempat. |
| Pembimbing 1 | Dra. Sulistyani, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Edy Yani, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 30 |
| Tgl. Entri | 2016-09-29 00:32:33.56562 |
|---|