Artikel Ilmiah : F1A009046 a.n. KARINA QUROTA AYUNI
| NIM | F1A009046 |
|---|---|
| Namamhs | KARINA QUROTA AYUNI |
| Judul Artikel | MAN SHABARA ZHAFIRA (Studi Analisis Wacana Kritis tentang Man Shabara Zhafira dalam Novel “Ranah 3 Warna” Karya Ahmad Fuadi) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ranah 3 Warna merupakan salah satu novel karya Ahmad Fuadi, bagian kedua dari trilogi Negeri 5 Menara. Novel ini menceritakan perjuangan Alif menjalani hidup dalam mencapai kesuksesan. Man shabara zhafira pepatah Arab yang artinya siapa yang bersabar akan beruntung, digunakan Alif sebagai pegangan hidupnya sehingga ia berhasil dalam usaha melaksanakan setiap mimpinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji semangat man shabara zhafira yang dikonstruksikan dalam novel Ranah 3 Warna dan menganalisis relevansi nilai ini dalam praktik kehidupan masyarakat Indonesia. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan proses interpretasi terhadap seluruh teks dalam novel. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis dengan berpegang pada model Teun van Dijk, dimana wacana digambarkan dalam tiga dimensi atau bangunan yaitu: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil dari penelitian ini adalah (1) dari segi penyajian wacana terbilang cukup baik dan lengkap, mulai dari struktur makro dalam novel, yang mengangkat tema utama man shabara zhafira sebagai sebuah kesabaran aktif. Kemudian dalam superstruktur, yang merupakan kerangka teks dalam novel tersebut, memiliki alur yang jelas dan runut sehingga tidak merumitkan pembaca. Terakhir dalam struktur mikro terdapat beberapa bahasan yang meliputi kajian semantik, sintaksis, stilistik dan retoris. (2) relevansi nilai man shabara zhafira dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Man shabara zhafira adalah siapa yang bersabar akan beruntung, mantra sakti yang ada dalam novel Ranah 3 Warna ini secara tidak langsung sudah ada dan bekerja dalam kehidupan masyarakat di Indonesia. Saran dari penelitian ini adalah (1) bagi penulis novel, terlalu sedikit dialog yang ada dalam novel sehingga membuat jenuh pembaca, sarannya yaitu dengan membuat perimbangan antara dialog dan narasi. (2) bagi akademisi, novel ini menarik untuk dikaji melalui analisis wacana, namun guna memperkaya khasanah maka sebaiknya digunakan analisis wacana kritis model lain. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Ranah 3 Warna novel is created by Ahmad Fuadi, this novel is the second part of Negeri 5 Menara trilogy. This novel tells Alif life struggle in achieving success. Man shabara zhafira which the Arabic phrase is used by Alif as guide of life to catch out his dream. This study aims to assess the spirit of man shabara zhafira constructed in the novel Ranah 3 Warna and analyze the relevance of the value of man shabara zhafira practice of Indonesians life. This research method is qualitative interpretation process to the entire text of the novel. This study uses critical discourse analysis by adhering to the model of Teun van Dijk, where the discourse is depicted in three dimensions, which are: text, social cognition, and social context. The results of this study were (1) in terms of the presentation of the discourse is quite good and complete, from the macro-structure of the novel, the main theme man shabara zhafira as an active patience. Later in the superstructure, which is the framework text of the novel that has a clear path and trace so as not to complicate the reader. Recently in the microstructure are several topics which include the study of semantic, syntactic, stylistic and rhetorical. (2) the relevance of the value of man shabara zhafira in Indonesian society. Man shabara zhafira is ‘who patient would be lucky’, magic spells that exist in the realm of novel Ranah 3 Warna is indirectly already there and working in the lives of people in Indonesia. Suggestions from this study were (1) for the author of the novel, too little dialogue in the novel so as to saturate the reader, his advice is to create a balance between dialogue and narration. (2) for academics, this novel interesting to be studied through the discourse analysis, but to enrich it should be used in other models of critical discourse analysis. |
| Kata kunci | analisis wacana kritis, man sabara zhafira, Ranah 3 Warna |
| Pembimbing 1 | Drs. Hendri Restuadhi, M.Si, M.A (Soc) |
| Pembimbing 2 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Dalhar Shodiq, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 96 |
| Tgl. Entri | 2016-09-27 18:47:02.573916 |