Artikel Ilmiah : F1B112003 a.n. SAPTO ADIPUTRA PAMUNGKAS
| NIM | F1B112003 |
|---|---|
| Namamhs | SAPTO ADIPUTRA PAMUNGKAS |
| Judul Artikel | Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian ke Perumahan di Kabupaten Purworejo |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembangunan Indonesia berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Yang menjadi sektor utama adalah sektor seperti industri, pariwisata dan jasa. Dengan meningkatnya kebutuhan pembangunan akan meningkatkan pada penggunaan lahan. Salah satu kendala pada dalam pengembangan pertanian di Kabupaten Purworejo adalah faktor alih fungsi lahan pertanian ke non perumahan. Perlahan Purworejo mulai bergerak ke sektor industri, pariwisata, dan jasa. Selain itu pembangunan perumahan menjadi permasalahan tersendiri bagi terjadinya alih fungsi lahan pertanian ke perumahan. Jika alih fungsi lahan pertanian ini tidak dapat segera diselesaikan akan berakibat pada produksi beras di Kabupaten Purworejo. Sebagaimana diketahui Kabupaten Purworejo adalah pemasok beras di Jawa Tengah. Dengan tidak dikendalikan laju alih fungsi lahan, ditakutkan akan mengurangi produksi beras. Namun dalam kenyataannya alih fungsi lahan pertanian tidak dapat dihindari, tetapi dapat dilakukannya pengendalian untuk mengurangi terjadinya alih fungsi lahan pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Alih Fungsi Lahan Perumahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis interaktif menurut Miles dan Huberman dan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Penelitian ini tidak mengkaji secara keseluruhan aspek, penelitian ini membatasi pada aspek-aspek terpilih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Startegi Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Perumahan di Kabupaten Purworejo masih belum maksimal, dengan tidak adanya peraturan yang mengatur serta sulit untuk menerapkan sanksi yang tegas dalam pengimplementasiannya. Serta bentuk insentif dan insentif yang belum jelas, bentuk apa yang diberikan. Selain itu harus adanya koordinasi antar dinas yang menangani pengendalian lahan pertanian ke non pertanian untuk menghindari data-data yang tidak sama terkait pengendalian lahan pertanian Kata Kunci : Strategi, Pengendalian, Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Perumahan |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia's development-oriented economic growth. Which is the main sector is the sector such as industry, tourism and services. With the increasing development needs will increase in land use. One of the constraints on the development of agriculture in Purworejo is a factor of agricultural land conversion to non-residential. Purworejo slowly began to move into the industrial sector, tourism, and services. Besides the construction of housing becomes a problem for the conversion of farmland into housing. If the conversion of agricultural land can not be resolved will result in the production of rice in Purworejo. As it is known is a supplier of rice Purworejo in Central Java. Not controlled by the rate of land conversion, feared would reduce the production of rice. But in reality the conversion of agricultural land can not be avoided, but it can be done controls to reduce the occurrence of agricultural land conversion. The purpose of this study was to determine the Local Government Strategy in Housing Land Transfer Function Control. This study uses a qualitative method with purposive sampling techniques informant election. Data collected through interviews, observation and documentation. The analytical method used is interactive analysis by Miles and Huberman and validity of the data was tested by triangulation. This study did not assess the overall aspects, limiting research on selected aspects. These results indicate that the Strategy of Local Government in Control Transfer Function Into Non-Agricultural Land Housing in Purworejo still not up, in the absence of regulations governing as well as difficult to implement strict sanctions implementation. As well as incentives and incentives are not yet clear, the form of what is given. In addition it should be coordination among agencies that deal with the control of agricultural land to non-agricultural to avoid data not related to control farmland same Keywords: Strategy, Controlling, Agricultural Land Transfer Function Into Housing. |
| Kata kunci | Strategi, Pengendalian, Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Perumahan |
| Pembimbing 1 | Drs. Simin, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Moh Imron, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2016-09-13 19:29:08.348709 |