| NIM | G1B012060 |
| Namamhs | HIDAYAT PULUNGAN |
| Judul Artikel | ANALISIS MODAL SOSIAL SEBAGAI POTENSI MEDIA SALURAN PEMBAYARAN IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Terjadi ketidakseimbangan pemasukan dan pengeluaran premi BPJS Kesehatan pada tahun 2014. Masyarakat sektor informal dikenal memiliki modal sosial yang tinggi. Diharapkan modal sosial membantu sektor informal dalam membayar iuran jaminan kesehatan sebagai media saluran pembayaran iuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi modal sosial sebagai media saluran pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional pada peserta PBPU sektor informal di Kabupaten Banyumas. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan metode purposive sampling dalam pemilihan subjek penelitian dan content analysis. Dengan kriteria peserta PBPU di wilayah perkotaan dan perdesaan Kabupaten Banyumas. Didapatkan 7 informan utama dan 4 informan pendukung. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Karakteristik PBPU dalam penelitian dilihat dari organisasi pekerjaan dan wilayah domisili. Sifat, hubungan, dan keadaan internal masyarakat bisa dilihat dari kepercayaan, kejujuran dan kemurahan hati masyarakat Kabupaten Banyumas yang baik. Modal sosial berpotensi menjadi media saluran pembayaran iuran dilihat dari aspek pelayanan dan dari keterj |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | There is a missmatch between premium and claim of BPJS Kesehatan in 2014. However, the informal sector society is known to have high social capital. Social capital is expected to assist the informal sector in paying health insurance contributions as a premium payment channel medium. This study aims to analyze the potential of social capital as a payment channel medium to the National Health Insurance by nonsalaries workers in Banyumas. It was a qualitative study under phenomenology approach which used purposive sampling method in picking research subject and content analysis. Within the criteria that included nonsalaries workers in urban and rural areas in Banyumas Regency, 7 main informants and 4 supporting informants were chosen. Data validity is measured by triangulation. Nonsalaries workers were classified based on the work organization and domicile. Good character, relationship, and internal condition of society can be seen from the trust, honesty, and kindness of Banyumas’ citizen. Sosial capital is potential to be payment channel medium of National Health Insurance by nonsalaries workers in the terms of service and the efficiency on accessing the community although the community still lacks of human resources.
|
| Kata kunci | PBPU, Modal Sosial, Media saluran pembayaran iuran |
| Pembimbing 1 | Siti Masfiah., SKM., M.Kes., MA |
| Pembimbing 2 | Dr.sc.hum. Budi Aji., SKM., M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2016-08-24 23:39:35.721937 |
|---|