Artikel Ilmiah : F1G011031 a.n. JEFRY

Kembali Update Delete

NIMF1G011031
NamamhsJEFRY
Judul ArtikelMOBILITAS SOSIAL DALAM NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Skripsi ini berjudul “Mobilitas Sosial dalam Novel Memang Jodoh karya Marah Rusli”. Latar belakang dalam penelitian ini adalah mobilitas sosial tokoh Hamli yang mengalami perubahan status sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mobilitas sosial tokoh utama yaitu Hamli pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli dan pendeskripsian yang meliputi alur, penokohan dan latar pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Manfaat dalam penelitian ini yaitu manfaat praktis dan manfaat teoritis. Manfaat penelitian ini secara praktis diharapkan dapat menjadi referensi penelitian selanjutnya serta menambah wawasan dan pengetahuan bagi peneliti atau pembaca. Adapun manfaat teoritis penelitian ini diharapkan pembaca mampu mengembangkan keilmuan sastra khususnya tentang mobilitas sosial dalam karya sastra.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu mobilitas sosial tokoh Hamli pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Teknik pengumpulan data yaitu membaca,mencatat dan mengklasifikasikan data yang sesuai dengan rumusan masalah. Teknik analisis data yaitu mereduksi data yang tidak relevan dengan fokus penelitian. Menganalisis dan mendeskripsikan data yang sesuai dengan rumusan masalah serta menyimpulkan hasil analisis.
Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh gambaran mobilitas sosial tokoh Hamli sebagai tokoh utama. Perjalanan tokoh Hamli dibagi menjadi dua bagian yaitu perubahan status sosial dan peningkatan status sosial. Perubahan status Hamli terjadi ketika Hamli pergi ke Bogor dengan tujuan melanjutkan sekolahnya, Hamli juga mencari uang tambahan untuk menghidupi keluarganya dengan menambah anak didiknya yang belajar bermain biola. Dengan kerja keras dan semangatnya, Hamli akhirnya lulus dan bekerja di Sumbawa sebagai ahli pertanian. Perjalanan Hamli dalam bekerja sering kali dipindahtugaskan ke berbagai kota seperti Blitar. Peningkatan status sosial terjadi ketika Hamli dipindahtugaskan ke Cirebon dan Semarang sebagai Kepala Pertanian.

Abtrak (Bhs. Inggris)This researh is entitled “Mobilitas Sosial dalam Novel Memang Jodoh karya Marah Rusli”. The background of the study in this research is social mobility of Hamli who experienced social changes. This research has a purpose to describe the social mobility of the main character named Hamli in a novel entitled Memang Jodoh by Marah Rusli, and to analyze the intrinsic element interconnections, for example, the plot, characterization, and setting of Memang Jodoh by Marah Rusli. There are two significances in this study, for instance, practical and theoretical significances. Practical significances of this research are that the study can be reference of the next research, and can increase the insight and knowledge for both the researchers and readers. While, the theoretical significance of this research is that the research can help the readers increase literary knowledge especially about social mobility in literary works.
This research method is descriptive-qualitative method. The focus of the research is the social mobility of Hamli in Memang Jodoh by Marah Rusli. Data collection technique is conducted through reading, note taking, and data classifying based on the research question. Data analysis is done by reducing data which are not relevant with the focus of research. Then, analyzing and describing data are carried out based on the research question. Finally, the last step is concluding the result of the analysis.
Based on the research, the result describes the social mobility of Hamli, the main character. The journey of Hamli is divided into two which are the change of the social status and the enhancement of the social status. The change of Hamli status happened when Hamli went to Bogor to carry on his study to fulfill his dream. In Bogor, although Hamli studied, he earned money to provide his family needs by getting more students who were eager to learn playing violin. With his hard work and passion, Hamli could graduate and worked in Sumbawa as an agricultural expert. Moreover, Hamli often moved to some cities like Blitar because of his work. The enhancement of the social status happened when Hamli had to work in Cirebon and Semarang as the head of agricultural department.
Kata kuncimobilitas sosial, sosiologi sastra,novel
Pembimbing 1Drs.H.Bambang Lelono, M.Hum.
Pembimbing 2Wiekandini Dyah Pandanwangi,S. S. M. Hum
Pembimbing 3Imam Suhardi, S,S.,M.Hum
Tahun2016
Jumlah Halaman59
Tgl. Entri2016-08-24 21:27:26.674677
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.