Artikel Ilmiah : G1F012039 a.n. VINA HILARY KHATERINA
| NIM | G1F012039 |
|---|---|
| Namamhs | VINA HILARY KHATERINA |
| Judul Artikel | GAMBARAN RASA NYERI DAN STRATIFIKASI RESIKO EFEK SAMPING GASTROINTESTINAL PASIEN OSTEOARTRITIS RAWAT JALAN YANG MENGGUNAKAN OAINS DI RSMS PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) merupakan analgesik yang efektif mengatasi nyeri sendi pada pasien osteoartritis (OA), namun memiliki resiko tinggi gangguan gastrointestinal (GI). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran rasa nyeri pasien setelah menggunakan OAINS dan stratifikasi faktor resiko GI pasien. Penelitian ini bersifat non eksperimental pada pasien OA di instalasi rawat jalan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto (RSMS) selama 1 bulan penelitian (5 April-5 Mei 2016) secara cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Data penelitian berupa data rekam medik dan kuesioner Brief Pain Inventory dianalisis secara deskriptif, serta disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Responden yang paling banyak ditemukan dalam penelitian ini berada pada kelompok usia 45-64 tahun (61,11%), berjenis kelamin wanita (66,67%), merupakan ibu rumah tangga (36,11%) dan memiliki berat badan normal (36%). Diklofenak 50 mg merupakan OAINS yang paling banyak diresepkan dalam penelitian ini (58,33%). OAINS yang menghasilkan skor keparahan nyeri terkecil adalah Kombinasi 1 (Natrium Diklofenak 50 mg, Meloksikam 15 mg dan Ketoprofen 100 mg) (1,6 ± 0) dan skor gangguan nyeri terkecil adalah Ibuprofen 400 mg (0,57 ± 0,14). Ketorolak dinilai memberikan penurunan skor nyeri terbesar (70%). Sebagian besar responden termasuk dalam stratifikasi faktor resiko efek samping GI sedang (56%) dan faktor resiko yang paling sering muncul adalah usia responden > 65 tahun (33%). Pemilihan OAINS terbaik perlu dilakukan dengan menilai manfaat dan resiko pasien. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract Non Steroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAIDs) is an effective analgesic to treat joint pain on osteoarthritis (OA) patient, but has high risk gastrointestinal (GI) side effects. This research aimed to know about patient’s pain image after taking NSAID and patient’s stratification of GI risk factors. This research was an observational descriptive research on OA outpatient at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Hospital for a month (April 5th – May 5th 2016) in cross sectional way. Samples were taken by total sampling method. Research data from medical record and Brief Pain Inventory Questionnaire was descriptively analyzed in tables and diagrams form. The respondents mostly found were in the age group of 45-64 years old (61.11%), females (66.67%), housewives (36.11%) and had normal weight (36%). Diclofenac 50 mg was the most prescribed NSAIDs (58.33%). NSAIDs with the least pain severity was Combination 1 (Diclofenac Sodium 50 mg, Meloxicam 15 mg and Ketoprofen 100 mg) (1.6 ± 0) and the least pain interference score was Ibuprofen 400 mg (0.57 ± 0.14). Ketorolac provided the greatest reduction in pain scores (70%). About 56% respondents were in the medium stratification of GI risk factors and the most frequently appear risk factor was > 65 years old (33%). Assessment of benefits and risks of NSAIDs is required to choose the best therapy for patients. |
| Kata kunci | OA, OAINS, RSMS, stratifikasi resiko GI, gambaran nyeri |
| Pembimbing 1 | Laksmi Maharani, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 2 | Nia Kurnia Sholihat, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2012 |
| Jumlah Halaman | 111 |
| Tgl. Entri | 2016-08-23 20:21:46.392965 |