| NIM | H1G012016 |
| Namamhs | HEMAS RIZKY MAHARDHIKA |
| Judul Artikel | STRATEGI PENGELOLAAN SATWA LUMBA-LUMBA HIDUNG BOTOL (Tursiops sp.) SEBAGAI UPAYA KONSERVASI DI TAMAN SAFARI INDONESIA – BATANG DOLPHINS CENTER |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Populasi lumba-lumba hidung botol (Tursiops sp.) mengalami penurunan akibat aktivitas penangkapan oleh nelayan. Penurunan populasi ini menjadikan lumba-lumba hidung botol sebagai jenis mamalia laut yang dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990. Upaya pelestarian mamalia laut ini dapat dilakukan dengan cara konservasi ex-situ. Konservasi ex-situ dilakukan dengan membangun kolam penangkaran seperti yang dilakukan oleh Lembaga Konservasi Batang Dolphins Center (BDC). BDC merupakan unit Taman Safari Indonesia yang didirikan untuk tujuan pelestarian lumba-lumba. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam mengelola kolam penangkaran dan satwa lumba-lumba hidung botol di BDC. Pengambilan sampel menggunakan metode survei dan dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan time series dan deskriptif – komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi dalam mengelola kolam penangkaran dilihat dari 2 aspek yaitu aspek sistem sirkulasi air dan aspek parameter air, sedangkan strategi dalam mengelola satwa lumba-lumba hidung botol terbagi menjadi 3 tahap yaitu karantina, pemeliharaan dan pelepasan atau perkembangbiakan. Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam mengkonservasi satwa lumba-lumba hidung botol, yaitu manajemen kualitas air, manajemen pakan dan manajemen kesehatan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The population of bottlenose dolphin (Tursiops sp.) have declined because of fishing activities by fishermen. Therefore, bottlenose dolphin protected by the government with UU No. 5 of 1990. The conservation of marine mammals performed with ex-situ conservation. Ex-situ conservation can be done by building a breeding pond as performed by Batang Dolphins Center (BDC). BDC is a unit Taman Safari Indonesia which established for the purpose of conservation of dolphins. Aims to know managing strategy an animal captivity pond and bottlenose dolphins at BDC. Sampling method were use direct survey by observation, interview and documentation. Data were analyzed using qualitatively based on the model of Miles and Huberman, time series analysis and descriptive – comparative . Results showed the strategy in managing the breeding pond viewed from two aspects are water circulation system and water parameters, while strategies to manage wildlife bottlenose dolphin is divided into 3 stages are quarantine, maintenance and release or breeding. Three things that must be considered in bottlenose dolphin conservation are water quality management, feed management and health management. |
| Kata kunci | konservasi; lumba-lumba hidung botol; Batang Dolphin Center |
| Pembimbing 1 | Dr. Norman Arie Prayogo, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. H. Asrul Sahri Siregar, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2016-08-23 03:58:19.95482 |
|---|