Artikel Ilmiah : F1A009029 a.n. MEITA DWI SULISTYOWATI

Kembali Update Delete

NIMF1A009029
NamamhsMEITA DWI SULISTYOWATI
Judul ArtikelPERILAKU SAKIT
( Pemeliharaan kesehatan Penduduk Miskin Yang Tidak Memanfaatkan Jamkesmas di Desa Pandansari Kecamatan Ajibarang )
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Skripsi ini berjudul Perilaku Sakit ( Pemeliharaan kesehatan penduduk miskin yang tidak memanfaatkan jamkesmas di desa pandansari kecamatan ajibarang ). Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Undang-Undang 1945 pasal 28 H dan Undang-Undang no 23/1992 tentang kesehatan, menetapkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan ini teruntuk setiap individu tak terkecuali oleh penduduk miskin. Kemiskinan dan kesehatan saling berhubungan erat yang mana kesehatan hak setiap individu tak terkecuali penduduk miskin. Penduduk miskin yang seringkali rentan terhadap penyakit seperti menderita gizi buruk, kurangnya kebersihan lingkungan dan pola hidup bersih yang masih rendah. Hal tersebut disebabkan karena sulitnya mengakses layanan kesehatan karena ada anggapan kalau biaya untuk berobat itu mahal. Pemerintah berdasarkan UU No.4 tahun 2004 tentang Jaminan Sosial Nasional pasal 2 dan 3 menyatakan bahwa tujuan penjaminan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dasar kesehatan. Pada tahun 2005 muncul program ASKESKIN kemudian tahun 2008 berubah menjadi Jamkesmas. Jamkesmas merupakan program pemerintah untuk pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin guna terselenggaranya akses dan mutu pelayanan kesehatan serta memberikan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.
Program jamkesmas menjadi program yang tepat namun yang menariknya disini penduduk miskin yang senantiasa menjadi sasaran program ini justru masih terdapat penduduk yang tidak memanfaatkan jamkesmas padahal mereka terdaftar menjadi peserta jamkesmas.Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana perilaku sakit penduduk miskin yang tidak memanfaatkan jamkesmas di desa pandansari kecamatan ajibarang. Tujuannya untuk mengetahui perilaku sakit dalam pemeliharaan kesehatan penduduk miskin yang tidak memanfaatkan jamkesmas. Adapun manfaatnya adalah mengetahui perilaku sakit pada penduduk miskin yang tidak memanfaatkan jamkesmas. Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif sedangkan sasaran penelitiannya adalah penduduk miskin yang memperoleh kartu jamkesmas tetapi tidak memanfaatkan jamkesmas di desa pandansari. Lokasi penelitian ini di desa pandansari. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling.sumber data yaitu sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan quisioner observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah penduduk pandansari yang menjadi sasaran penelitian ini ketika sakit akan berperilaku sesuai dengan pengalaman, pengetahuan serta kebiasaan dalam mencari kesembuhan. Baik pengobatan tradisional,modern serta sendiri. Hal ini dilakukan sesuai dengan keyakinan masing-masing warga. Perilaku sakit yang dilakuakn oleh responden disesuaikan dengan pengetahuan serta pengaruh dari dalam diri maupun dari luar responden.
Kata kunci : Perilaku sakit, Penduduk miskin, Jamkesmas.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

This thesis titled Behavioral Hospital (Health Maintenance poor people who do not use health card in village districts Pandansari Ajibarang). This research is motivated their Act 1945 section 28 H and Law No. 23/1992 on health, provides that everyone is entitled to health services. This health service for every individual is no exception to the poor. Poverty and health are closely related to each other in which the health of each individual's right not to mention the poor. Poor people are often vulnerable to diseases such as suffering from malnutrition, lack of clean environment and clean lifestyle is still low. This was due to the difficulty of accessing health services because there is a presumption that the cost for treatment is expensive.Government by Law No.4 of 2004 on National Social Security chapters 2 and 3 states that the purpose of guaranteeing that participants benefited basic health care and health protection. In 2005 appeared ASKESKIN program later in 2008 turned into a medical treatment. JAMKESMAS is the government's health care program for the poor to the implementation of access and quality of health care as well as providing easy access to health services.
Program jamkesmas be the right program, but interestingly here poor people who continue to be targets of the program is actually still there are people who do not use health card when they registered a participant jamkesmas. Formulation of the problem in this research is how the ill behavior of poor people who do not use health card in the village Pandansari Ajibarang districts. The goal is to find out the ill behavior of health care of poor people who do not use health card. The benefit is knowing the ill behavior of poor people who do not use health card. This research method using descriptive survey method whereas research target is the poor who obtain a health card but did not take advantage of a health card in Pandansari village. The location of this research in the village Pandansari. The sampling technique using simple random sampling.sumber of data are primary and secondary data sources. Methods of data collection using questionnaires observation and documentation. The results of this study are Pandansari the target population of this study when the pain will behave in accordance with the experience, knowledge and habits in the search for a cure. Good traditional medicine, modern as well as his own. This is done in accordance with the beliefs of each resident. Ill behavior committed by the respondent adjusted with the knowledge and the influence of the inside and outside of respondents.
Keywords: Behavior sick, poor in JAMKESMAS
Kata kunciPerilaku sakit, Penduduk miskin, Jamkesmas
Pembimbing 1Rahmat santoso
Pembimbing 2Sotyania W
Pembimbing 3Ign Sukmadi S
Tahun2016
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2016-08-21 23:10:58.570617
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.