Artikel Ilmiah : H1H010030 a.n. JHON HISAR SOKOGURU MANURUNG

Kembali Update Delete

NIMH1H010030
NamamhsJHON HISAR SOKOGURU MANURUNG
Judul ArtikelINTENSITAS DAN PREVALENSI NEMATODA ANGUILLICOLA PADA SIDAT (Anguilla sp.) HASIL TANGKAPAN DI DAERAH NUSAWUNGU, KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sidat adalah komoditas ekspor yang penting di Indonesia dikarenakan tingginya permintaan pasar dari beberapa negara lain. Infeksi parasit dapat menghambat kegiatan budidaya Sidat. Nematoda anguillicola adalah parasit yang secara spesifik menginfeksi organ swimbladder pada Sidat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat infeksi nematoda anguillicola pada Sidat hasil tangkapan di daerah Nusawungu, Kabupaten Cilacap berdasarkan intensitas dan prevalensi. Sampel Sidat diambil dari pengepul lokal pada Bulan Maret 2015 (86 ekor), April 2015 (69 ekor) dan Maret 2016 (70 ekor). Sampel dibawa ke laboratorium, dimatikan, dibedah, dan diamati gelembung renangnya. Anguillicola yang ditemukan diamati menggunakan mikroskop dan dihitung jumlahnya. Hasil penelitian ini menunjukan anguillicola menginfeksi sidat dari daerah Nusawungu, Kabupaten Cilacap dengan intensitas 1 – 1,86 (kisaran 1 – 4 infeksi parasit per individu terinfeksi) dan prevalensi infeksi sebesar 1,45% – 10%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Eel is important export comodity in Indonesia due to high market demand from other countries. Parasite infection can be obstruct eel culture productivity. Nematode of anguillicola is one of parasite that attack eel swimbladder specifically. This study aimed to know level of anguillicola infection in eel captured at Nusawungu, Kabupaten Cilacap base of its intensity and prevalence. Sample of eel was taken from local collector in March 2015 (86 individual), April 2015 (68 individual), and March 2016 (70 individual). Sample was transported to laboratory, killed, dissected, and its swim bladder was observed for anguillicola infection. The nematode was examinated under microscope and counted. Research result showed that eel captured at Nusawungu was infected by anguillicola at intensity of 1 – 1,86 (1 – 4 parasite per individual infected eel) and prevalence of 1,45% - 10%.
Kata kunciSidat, Anguillicola, Intensitas, Prevalensi, Nusawungu
Pembimbing 1Dr. rer. nat. Hamdan Syakuri, S. Pi., M. Si
Pembimbing 2Dr. Ir. Petrus Hary T. S., M. S.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2016-08-19 20:35:53.298533
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.