Artikel Ilmiah : E1A011074 a.n. DADING DEWANGGA

Kembali Update Delete

NIME1A011074
NamamhsDADING DEWANGGA
Judul ArtikelPENJATUHAN PIDANA PENJARA TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL ANAK (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Pemalang Nomor: 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana penjara terhadap anak pelaku tindak pidana kekerasan seksual anak dalam kasus Putusan Nomor: 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml serta untuk mengetahui penjatuhan pidana penjara dalam kasus Putusan Nomor: 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml. dapat memenuhi perlindungan terhadap anak pelaku tindak pidana kekerasan seksual anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendeksatan yuridis normatif. Data-data sekunder yang terkumpul diolah, disajikan, dan dianalisis secara kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbuatan Terdakwa merupakan tindak pidana yang telah memenuhi unsur di dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. Penjatuhan pidana penjara dalam kasus Putusan Nomor: 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml. belum dapat memenuhi perlindungan terhadap anak pelaku tindak pidana kekerasan seksual anak karena pidana penjara menekankan pada pembalasan yang setimpal terhadap perbuatan serta memunculkan stigma negatif dalam masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research was conducted in order to determine the consideration of judges in imposing imprisonment of children criminal offender child sexual intercourse in decision of case No. 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml and to investigate the imposition of imprisonment in decision of case No. 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml can meet the protection of children criminal offender child sexual intercourse. The method used in this research is normative juridical approach. Secondary data collected was processed, presented and analyzed qualitatively with the presentation of descriptive data.
Based on the results of this research can be concluded that the actions of the defendant is a criminal offense that has met the elements in Article 82 of Law No. 23 of 2002 on Child Protection jo. Article 64 paragraph (1) Criminal Code. The imposition of imprisonment in decision of case No. 10/Pid.Sus/2012/PN.Pml can not meet the protection of children criminal offender child sexual intercourse because of imprisonment is a emphasis on retaliation which is equitable against the acts and bring a negative stigma in the society.
Kata kunciAnak, Pidana, Perlindungan
Pembimbing 1Dr. Kuat Puji Prayitno, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dr. Budiyono, S.H., M.Hum
Tahun2016
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2016-08-19 19:58:44.9983
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.