Artikel Ilmiah : E1A110031 a.n. HERI MULDIYONO
| NIM | E1A110031 |
|---|---|
| Namamhs | HERI MULDIYONO |
| Judul Artikel | TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MELAKUKAN ANCAMAN KEKERASAN MEMAKSA ANAK MELAKUKAN PERSETUBUHAN DENGANNYA YANG DILAKUKAN ORANG TUA. (Tinjauan Yuridis Dilakukan Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Cilacap Perkara Nomor : 141/Pid.Sus/2015/PN.Clp) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Tujuan penelitian, untuk mengetahui pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Cilacap dalam menerapkan unsur-unsur tindak pidana dengan sengaja melakukan ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan, dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Cilacap dalam menjatuhkan pidana kepada terdakwa putusan perkara Nomor : 141/Pid.Sus/2015/PN Clp. Metode penelitian dengan pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi Penelitian deskriptif analisis, Sumber Data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan yang berlaku, literatur, hasil penelitian yang berhubungan dengan pokok permasalahan serta Putusan Pengadilan Negeri Cilacap No. 141/Pid.Sus/2015/PN.Clp. Pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian dan dianalisis dengan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Majelis Hakim telah memperimbangkan perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 76 E jo Pasal 82 ayat (1), (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dari fakta hukum yang terungkap di persidangan diketahui bahwa semua unsur telah terpenuhi, maka dapat dikemukakan bahwa terdakwa adalah orang yang harus dimintai pertanggungjawaban pidana karena telah dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak kandung sendiri yang masih berumur 13 tahun 11 bulan dan masih sekolah kelas 1 SMP untuk melakukan persetubuhan dengannya. Akibat perbuatan terdakwa tersebut, anak kandungnya menjadi hamil. Diketahui bahwa perbuatan terdakwa telah memenuhi semua unsur dalam dakwaan Alternatif Kesatu, Hakim berkeyakinan dan berpendapat bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya yang dilakukan orang tua. Pertimbangan hukum Hakim telah sesuai dengan rumusan Pasal 184 ayat (1) KUHAP. Pembuktian yang diperoleh dari pemeriksaan di persidangan menjadi dasar penentuan kesalahan terdakwa, dengan mempertimbangkan keadaan yang memberatkan atau meringankan, mempertimbangkan tentang syarat pemidanaan. Selama persidangan tidak ditemukan alasan pembenar maupun alasan pemaaf, Majelis Hakim berpendapat terdakwa mampu bertanggung jawab, maka sudah sepatutnya terdakwa dijatuhi pidana. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Target of research, to know consideration punish Judge of district court Cilacap in applying doing an injustice elements designedly conduct hardness threat force child conduct coition, and to know consideration base punish Judge of district court Cilacap in dropping crime to Number verdict defendant : 141/Pid.Sus/2015/PN Clp. Research method with approach of normatif yuridis. Specification of descriptive Research of analysis, Source of secondary data cover law and regulation going into effect, literature, result of research related to problems fundamental and also Decision District Court Cilacap No. 141/Pid.Sus/2015/PN.Clp. Data collecting with bibliography study, presented in the form of description and analysed with normative method qualitative. Pursuant to result of research known that Ceremony Judge have balanced deed of defendant as arranged and menaced by crime in Section 81 sentence (1) Law Number 23 Year 2002 about Protection of Child Section jo 76 E Section jo 82 sentence (1), (2) Law Number 35 Year 2014 about Change to the Law Number 23 Year 2002 About Protection of Child. From expressed by law fact in conference known by that any element have fufilled, hence can be told that defendant is one who have to ask by crime responsibility because have designedly conducted hardness threat or hardness, forcing child contain by self which still old age 13 year 11 months and still at school class 1 SMP to conduct coition with him. Effect of deed of the defendant, child contain nya become pregnancy. Known that deed of defendant have fulfilled all element in alternative first assertion, Judge convince of and have a notion that defendant have proven validly and assure to make a mistake to conduct doing an injustice designedly conduct hardness threat force child conduct coition with him which is conducted by old fellow. Consideration punish Judge have as according to Section formula 184 sentence (1) KUHAP. obtained Verification from inspection in conference become base determination of mistake defendant, by considering aggravating circumstance or lighten, considering about crime condition. During conference do not be found by the reason of forgiveful reason and also correctness, Ceremony Judge have a notion defendant can hold responsible, hence have deservedly defendant fallen by crime. |
| Kata kunci | tindak pidana anak,kejahatan terhadap anak,memaksa anak,melakukan ancaman,pemerkosaan, |
| Pembimbing 1 | Dr. Budiyono, S. H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Haryanto Dwi Atmodjo, S.H.,M.Hum. |
| Tahun | 2010 |
| Jumlah Halaman | 112 |
| Tgl. Entri | 2016-08-19 16:39:59.611296 |