Artikel Ilmiah : E1A011052 a.n. WISNU HENDRA PRASETYO

Kembali Update Delete

NIME1A011052
NamamhsWISNU HENDRA PRASETYO
Judul ArtikelIMPLEMENTASI BANTUAN HUKUM TERHADAP TERSANGKA YANG TIDAK MAMPU OLEH ADVOKAT DI WILAYAH POLRES CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Hak untuk mendapatkan bantuan hukum bagi tersangka yang tidak mampu seringkali terabaikan. Mereka yang tidak mampu khususnya di wilayah Cilacap biasanya lebih memilih untuk menghadapi masalah hukumnya sendiri tanpa didampingi oleh Advokat. Pengaturan mengenai bantuan hukum sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011. Bagi tersangka yang tidak mampu dapat mengakses bantuan hukum secara cuma-cuma. Perumusan masalah ini untuk mengetahui dan menganalisis implementasi pemberian bantuan hukum oleh Advokat terhadap tersangka yang tidak mampu di wilayah Polres Cilacap dan menganalisis hambatan yang ada dalam pemberian bantuan hukum terhadap tersangka yang tidak mampu di wilayah Polres Cilacap. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Polres Cilacap. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Metode pengambilan informan dengan menggunakan Purposive Sampling dengan criterian based selection dan metode analisis data secara kualitatif. Berdasarkan penelitian, Pemberian bantuan hukum terutama terhadap tersangka yang tidak mampu di wilayah Polres Cilacap sudah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun sebagian besar tersangka yang tidak mampu memilih menolak ketika diberikan tawaran untuk didampingi Penasehat Hukum oleh Penyidik. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat di Kabupaten Cilacap tentang progam bantuan hukum yang dapat diakses secara cuma-cuma bagi mereka yang tidak mampu.
Abtrak (Bhs. Inggris)The right to obtain legal aid for indigent suspect often overlooked. They were poor, especially in the area of Cilacap often prefer to deal with its own laws without the presence of the Advocate. Arrangements regarding legal aid has been regulated in Law No. 16 of 2011. For suspects who are poor, have access to legal assistance without charge. Formulation of this problem is to know and analyze the implementation of the provision of legal aid by the Advocate for poor suspects in the region Polres Cilacap and analyze the existing obstacles in the provision of legal aid to the poor suspect in the Polres Cilacap area. The approach method used in this research is the sociological juridical and use descriptive research specifications. Location of the research conducted at the Polres Cilacap. The types and sources of data used are primary data and secondary data. Methods of data collection is the primary data through interviews and secondary data through literature review. The method of collecting informants by using purposive sampling with criterian based selection and qualitative data analysis. Based on the result, granting legal aid especially for poor suspect in the Polres Cilacap have been done according to applicable regulations. However, most of the poor suspects choose to deny when given the bid to be accompanied advocate by the Investigator. This is due to lack of knowledge the cilacap communities about legail aid programs that can be accessed free of charge for those who poor.
Kata kunciBantuan Hukum, Tersangka, Wilayah Cilacap
Pembimbing 1HANDRI WIRASTUTI SAWITRI, S.H.,M.H.
Pembimbing 2PRANOTO, S.H.,M.H.
Pembimbing 3Prof.Dr. HIBNU NUGROHO, S.H.,M.H.
Tahun2016
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2016-08-16 18:29:11.719045
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.