Artikel Ilmiah : H1D009056 a.n. HIMAWAN LUKI NUGROHO
| NIM | H1D009056 |
|---|---|
| Namamhs | HIMAWAN LUKI NUGROHO |
| Judul Artikel | EVALUASI VOLUMETRIK MARSHALL CAMPURAN ASPHALT CONCRETE – WEARING COURSE (Studi Kasus : Material Agregat Daerah Kabupaten Purbalingga, Kebumen, Pemalang) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Jalan provinsi di Kabupaten Purbalingga, Kebumen, dan Pemalang pada tahun 2014 masih menggunakan perkerasan lentur. Konstruksi jalan provinsi pada kabupaten Purbalingga, Kebumen, dan Pemalang umumnya menggunakan agregat dari Karanggedang, Karangsambung, dan Karanganyar. Kinerja perkerasan jalan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah mutu material agregat. Material agregat mempunyai sifat-sifat fisik yang bisa memengaruhi volumetrik dan parameter-parameter Marshall dari suatu campuran. Evaluasi terhadap mutu material agregat yang umum digunakan dalam campuran konstruksi perkerasan jalan provinsi yang ada di Purbalingga, Kebumen, dan Pemalang perlu dilakukan untuk melihat pengaruh sifat-sifat fisik agregat yang membentuk campuran perkerasan jalan terhadap volumetrik Marshall campuran. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dengan tahap awal melakukan pemeriksaan karakteristik agregat, gradasi agregat, dan aspal, lalu membuat benda uji dengan kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan melakukan pengujian Marshall dengan mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 (Revisi 3). Pengujian Marshall dilakukan untuk mengetahui karakteristik dari masing-masing agregat dan evaluasi volumetrik Marshall untuk menganalisa pengaruh sifat-sifat fisik agregat terhadap volumetrik Marshall campuran, sehingga dapat membandingkan agregat dari masing-masing daerah sumber agregat. Hasil evaluasi volumetrik Marshall campuran AC-WC menunjukkan bahwa nilai terbaik yang memenuhi spesifikasi untuk stabilitas dengan nilai 1645,78 kg pada campuran Karangsambung kadar 5,7%, VMA 21,92% pada Karanganyar 4,5%, VFB 84,60% pada Karangsambung 6,5%, nilai flow 3,9 mm pada Karangsambung 6% dan 3,8 mm pada Karanganyar 5,7% yang mencapai titik optimum, dan VIM yang mencapai spesifikasi didapatkan pada campuran Karanggedang dengan kadar 5,8% ~ 6,5% dan Karangsambung dengan kadar 5,4% ~ 6,2%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik campuran dari ketiga sumber agregat yang mengindikasikan adanya pengaruh sifat-sifat fisik agregat terhadap karakteristik Marshall campuran. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Provincial roads in district Purbalingga, Kebumen, and Pemalang in 2014 are still used flexible pavement. Aggregates from Karanggedang, Karangsambung and Karanganyar are commonly used in construction of provincial roads in district Purbalingga, Kebumen, and Pemalang. Pavement performance is affected by several factors, materials quality is one of them. Aggregates have physical properties that can affecting volumetric and Marshall parameters of a mixture. Evaluation on aggregates quality that commonly used in provincial roads construction in district Purbalingga, Kebumen, and Pemalang needs to be carried out to examine the effect of aggregates physical properties in Marshall volumetric of mixtures. This research conducted in laboratory by performing aggregates characteristics, aggregates gradation and bitument inspection for first step, then make sample with 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5% asphalt content and at last do Marshall Test that specified by Spesifikasi Umum Bina Marga 2010 (Revisi 3). Marshall test conducted to obtained the characteristics from each aggregates and Marshall volumetric evaluation used to analyze the effect of aggregates physical properties to Marshall volumetric of mixture, so that can be used to comparing aggregates from each sources. Results of evaluation on AC-WC Marshall volumetrics show the best value that fulfilled the specifications for stability with value 1645,78 kg in Karangsambung Mixture with 5,7% asphalt content, VMA 21,92% in Karanganyar 4,5%, and VFB 84,60% in Karangsambung 6,5%, flow 3,9 mm in Karangsambung 6% and 3,8 mm in Karanganyar 5,7% that reach the optimum point, and VIM values that fulfilled the specification are obtained in Karanggedang mixture with 5,8% ~ 6,5% asphalt contents and Karangsambung with 5,4% ~ 6,2% asphalt contents. The results shows differences between characteristics from each aggregates that indicated aggregates physical properties affect Marshall characteristics of mixture. |
| Kata kunci | Volumetrik, Marshall, AC-WC, Stabilitas, Flow |
| Pembimbing 1 | Eva Wahyu Indriyati, ST., MT. |
| Pembimbing 2 | Dr. Gito Sugiyanto, ST., MT. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 23 |
| Tgl. Entri | 2016-08-16 05:15:49.673066 |