Artikel Ilmiah : F1B011048 a.n. ATIKAH

Kembali Update Delete

NIMF1B011048
NamamhsATIKAH
Judul ArtikelImplementasi program pendidikan inklusi di SD Negeri 1 tanjung dan SD Negeri 5 Arcawinangun kabupaten banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Program Pendidikan Inklusi adalah salah satu program yang dibuat untuk mengatasi permasalahan minimnya pelayanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana implementasi kebijakan pendidikan inklusi di SD Negeri 1 Tanjung dan SDN 5 Arcawinangun, Kabupaten Banyumas. Metode penelitan yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Pemilihan informan dilakukan menggunakan purposive sampling sedangkan data yang diperoleh berasal dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan What’s Happening dari Ripley. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa SD Negeri 1 Tanjung dan SD Negeri 5 Arcawinangun belum melibatkan pihak swasta dalam mengimplementasikan program pendidikan inklusi. Kemudian masih kurang kejelasan pemerintah dalam melaksanakan pendidikan inklusi karena belum ada peraturan secara tertulis. Tetapi dalam pelaksanaannya tidak berjalan baik, ada beberapa faktor yang menghalangi yaitu faktor anggran, SDM serta sarana dan prasarana. Sedangkan koordinasi antara aktor implementasi dan sasaran implementasi dan partisipasi dari seluruh unit pemerintah sudah baik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Inclusive program is a kind of program that is proposed to solve the problem of lack education for special children. The purpose of this research is how the implementation of government’s policy about the inclusive program in SDN 1 Tanjung and SDN 5 Arcawinangun, Banyumas Regency. Research method that is used descriptive-qualitative method. The informant is chosen by using purposive sampling, and the data is collected from the primary and secondary data. The data collecting is done by having a deeply interview, observation, and documentation. The results of this study showed that of the five indicators studied, SD Negeri 1 Tanjung and SD Negeri 5 Arcawinangun still involve the private sector in implementing inclusive education program. There is still a lack of clarity of government in implementing inclusive education and still no rules in writing. Problems and uncontrollable factors of the implementation of inclusion education program is in terms of budget, human resources and infrastructure. Coordination between the actor and the target and the participation of all government units has been good enough.
Kata kunciImplementasi kebijakan, Kebijakan Pendidikan, Pendidikan Inklusi
Pembimbing 1Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc
Pembimbing 2Drs. Bahtaruddin, M.Si
Pembimbing 3Drs. Pawrtha Dharma, M.Si
Tahun2016
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2016-08-16 04:09:54.955463
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.