Artikel Ilmiah : H1A012040 a.n. INDAH TRI LESTARI

Kembali Update Delete

NIMH1A012040
NamamhsINDAH TRI LESTARI
Judul ArtikelFORMULASI SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN KAMBOJA PUTIH (Plumeria alba L.) DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP Propionibacterium acne
Abstrak (Bhs. Indonesia)Jerawat adalah penyakit kulit berupa peradangan kronik folikel polisebasea, dimana kelenjar yang memproduksi minyak tersumbat dan terkontaminasi oleh bakteri. Propionabacterium acne merupakan salah satu bakteri yang berperan dalam patogenesis jerawat. Pengobatan jerawat dapat dilakukan dengan menurunkan populasi bakteri dengan menggunakan suatu antibakteri. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah kamboja putih. Ekstrak etanol daun kamboja putih mengandung senyawa metabolit sekunder yang bersifat antibakteri diantaranya adalah alkaloid dan saponin. Peningkatan efektivitas penggunaan ekstrak daun kamboja putih sebagai antibakteri alami dapat dilakukan dengan cara formulasi dalam bentuk sediaan salep. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kamboja putih terhadap bakteri penyebab jerawat yaitu P. acne melalui penentuan konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) sebelum dilakukan Formulasi dalam sediaan salep. Penentuan KHTM dilakukan dengan menggunakan metode sumuran dengan variasi konsentrasi 0; 0,5; 1; 5; 10; 15; 30; 65; 250; 500; dan 1000 ppm. Hasil Penelitian menunjukkan konsentrasi 1000 ppm memiliki aktivitas antibakteri paling tinggi karena memiliki zona hambat yang paling besar yaitu sebesar 12,55 mm. Konsentrasi ekstrak etanol daun kamboja putih 1 ppm merupakan konsentrasi paling rendah yang mampu menghambat pertumbuhan P. acne dengan zona hambat sebesar 1,68 mm.
Abtrak (Bhs. Inggris)Acne is a chronic inflammatory skin disease in polisebasea follicle, where the oil-producing glands clogged and contaminated by bacteria. Propionabacterium acne is one of the bacteria that play a role in the pathogenesis of acne. Acne treatment can be done by reducing the population of bacteria using an antibacterial. One of the plants that have antibacterial activity is Plumeria alba L. The ethanol extract of Plumeria alba L leaves contain compounds that are antibacterial secondary metabolites which are alkaloids and saponins. Increasing the effectiveness of the use of Plumeria alba L leaf extract as a natural antibacterial can be done by means of a formulation in the form of ointment preparation. Accordingly, this study aimed to determine the antibacterial activity of ethanol extract of Plumeria alba L leaves against acne-causing bacteria P. acne is through determination of minimum inhibitory concentration grows (KHTM) before formulation in the ointment preparation. KHTM determination is done by using wells with various concentrations of 0; 0.5; 1; 5; 10; 15; 30; 65; 250; 500; and 1000 ppm. Results showed a concentration of 1000 ppm has the highest antibacterial activity because it has the greatest inhibition zone that is equal to 12.55 mm. The concentration of ethanol extract of Plumeria alba L leaves 1 ppm is the lowest concentration that can inhibit the growth of P. acne with inhibition zone of 1.68 mm.
Kata kunciAntibakteri, Kamboja putih, P. acne.
Pembimbing 1Dian Riana Ningsih, S.Si., M.Si
Pembimbing 2Zusfahair, S.Si., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman2
Tgl. Entri2016-08-15 23:45:15.510922
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.