Artikel Ilmiah : C1A012080 a.n. MUNAWAROH
| NIM | C1A012080 |
|---|---|
| Namamhs | MUNAWAROH |
| Judul Artikel | EFISIENSI SALURAN PEMASARAN KOMODITAS SALAK PONDOH DI KECAMATAN MADUKARA KABUPATEN BANJARNEGRA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Efisiensi Saluran Pemasaran Komoditas Salak Pondoh di Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui bentuk saluran pemasaran buah salak pondoh di Kecamatan Madukara, mengetahui besarnya margin pemasaran dan farmer’s share buah salak pada masing-masing saluran pemasaran, mengetahui efisiensi harga dengan menghitung elastisitas tranmisi harga saluran buah salak di Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilakukan di Desa Kaliurip dan Desa Gununggiana Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian adalah survey dengan menggunakan simple random sampling dan snowball sampling untuk pedagang. Jumlah responden petani yang diambil sebanyak 81 orang dan jumlah pedagang yang dijadikan sampel sebanyak 17 orang yang terdiri atas 12 pedagang pengumpul, 3 pedagang besar, 2 pedagang pengecer lokal. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara berdasarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pertama terdapat 2 saluran pemasaran buah salak di Kecamatan Madukara, dengan rincian: saluran I yaitu petani – pedagang pengumpul – pedagang besar – konsumen, saluran II yaitu petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen. Saluran yang paling efisien adalah saluran II yaitu petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen. Kedua marjin pemasaran buah salak di Kecamatan Madukara pada saluran I memiliki marjin pemasaran sebesar Rp3.266,16/kg, saluran II sebesar Rp2.500,00/kg. Kemudian untuk nilai farmer’s share paling tinggi terdapat pada saluran II yaitu sebesar 55,07 persen. Ketiga, elastisitas transmisi harga pada saluran pemasaran buah salak pondoh memiliki nilai Et kurang dari 1 yaitu 0,87. Secara umum efisiensi harga dalam pemasaran buah salak di Kecamatan Madukara Kabupaten Banjarnegara belum efisien. Implikasi dari penelitian ini yaitu, pertama untuk memperoleh keuntungan yang tinggi maka salah satu upayanya adalah memilih saluran pemasaran yang paling efisien diantara saluran pemasaran yang lain, kedua untuk memperkecil marjin pemasaran maka salah satu upaya yang perlu diterapkan adalah membangun atau menghidupkan kembali kelompok tani salak pondoh selaku produsen dan sentralisasi pedagang pengumpul desa atau pengkoordinasian yang jelas dengan pedagang besar serta aturan main yang jelas antara petani dengan pedangang pengumpul desa atau pedagang besar yang disepakati oleh anggotanya, dan ketiga perlunya pengembangan media informasi harga sampai tingkat petani. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is titled “Marketing Channels Efficiency of Zallaca Products In Madukara Subdistrict Banjarnegara Regency”. The purpose of this research was to determine the efficiency of marketing channels; know how the ratio of costs and benefits, find out how much the farmer's share, and know how the price transmission elasticity. This research was conducted in Kaliurip and Gununggiana Village Madukara Subdistrict Banjarnegara Regency. Research method that utilized is survey method with simple random sampling to determine the sample. The sample of this research consist of 81 zalacca farmers. Sampling merchants using snowball sampling method and gained 17 merchants who consisted for 12 collector traders, 3 wholesallers and 2 local small traders. Data collected by interview from filling questionnaire. The result showed that: Farmer → Collector traders → Wholesalers → Consumer, (2) Farmer → Collector traders → Retailers → Consumers. Marketing Margin in the first marketing channel for Rp3.266,16/kilogram, and second marketing for Rp2.500,00/kilogram. Farmer’s share on the first line at 49,03 percent, and the second channel for 55,07 percent. and the price transmission elasticity (Et) was worth 0,87 (Et <1). The means of the market competition was not run perfectly,The implication of this reserach are the soybean farming in Sidamulih Village Rawalo Subdistrict Banyumas Regency is worth to develop through the selection of a higher quality soybean seed. Implications of this research are, first, to earn high profits then one of the means/efforts is to choose the most efficient marketing channel among other marketing channels. Second, to narrow the marketing margin, one way that can be implemented is to rebuild salak pondoh farmers group as producers and centre of collecting traders or clear coordination between wholesalers and clear activity procedures between farmers and collecting traders or wholesalers that are agreed by its members. Third, necessity for medium development for price information up to farmer level. |
| Kata kunci | Saluran Pemasaran, Farmer’s Share, Elastisitas Transmisi Harga |
| Pembimbing 1 | Dr. Suprapto M.S |
| Pembimbing 2 | Ratna Setyawati Gunawan, SE, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Rusmusi I.M.P, M.Si |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2016-08-15 14:43:01.621653 |